Topic
Home / Berita / Perjalanan / 7 Manfaat Traveling saat Libur Kuliah Bareng Teman-Teman

7 Manfaat Traveling saat Libur Kuliah Bareng Teman-Teman

Ilustrasi. (Net)

dakwatuna.com – Jakarta. Berlibur ke suatu tempat menjadi solusi bagi sebagian orang untuk sejenak meninggalkan kepenatan baik bekerja maupun menuntut ilmu. Terlebih, liburan itu dipersiapkan ketika libur kuliah dan dilakukan bersama dengan teman-teman. 

Namun pada praktiknya, berlibur perlu persiapan mulai dari mencari akomodasi perjalanan, hunting tiket pesawat murah hingga memilih penginapan yang sesuai dengan anggaran yang dimiliki. 

Meski begitu, berlibur ke suatu tempat memiliki sejumlah manfaat lho. Berikut tujuh manfaat traveling saat liburan kuliah bersama teman-teman:

1. Lebih bersemangat merencanakan perjalanan

Memilih akomodasi perjalanan menjadi satu hal yang membuat semangat sekaligus khawatir. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan seberapa besar keuangan yang akan dikeluarkan untuk liburan itu sendiri.

Jika berencana untuk berlibur ke Bali, Anda bisa hunting  tiket pesawat ke Denpasar Bali online  untuk mendapat kesempatan liburan terbaik ke Pulau Dewata bersama teman-teman. 

Selain itu, Anda juga bisa mendapat banyak promo sehingga memacu semangat untuk menabung, carj penginapan yang instagrammable dan bikin intinerarry seru dengan teman-teman. 

 

2. Banyak obrolan yang bisa dibahas

Teman yang kamu ajak liburan bareng tentu punya latar belakang yang sama, entah itu teman sekelas, teman nongkrong bareng, atau teman satu komunitas. Nah, biasanya kesamaan latar belakang ini yang bikin kalian punya lebih banyak bahan obrolan. Ya, mudah-mudahan kalian enggak ngobrolin tugas atau malah bikin project kelompok pas liburan.

 

3. Lebih mengenal satu sama lain

Saat liburan, biasanya akan lebih banyak hal baru yang baru kalian ketahui untuk pertama kalinya, terutama saat masuk jam tidur. Nah, kamu bakalan tahu teman yang paling susah dibangunkan dan mungkin bikin kalian terlambat buat pergi ke salah satu destinasi tujuan. Dalam keadaan seperti ini, satu sama lain harus saling memaklumi agar tidak terjadi konflik yang bikin perjalanan kalian jadi enggak nyaman.

 

4. Mengembalikan memori masa lalu

Obrolan-obrolan soal masa lalu biasanya bakalan terungkap lewat perjalanan liburan bareng teman-teman. Mungkin salah satu dari temanmu ternyata pernah satu sekolah saat taman kanak-kanak atau mungkin pernah main di satu kompleks perumahan yang sama.

 

5. Belajar lebih berhati-hati dengan risiko

Namanya pergi dengan teman-teman, kamu juga harus belajar lebih berhati-hati dalam mengambil risiko. Misalnya saat menyimpan barang bawaan di penginapan, pastikan untuk tidak meninggalkan barang berharga. Ya, kamu enggak sedang berlibur bareng ibu yang selalu mengamankan barang bawaanmu sebelum pergi. Jika ada salah satu barang yang hilang, kamu enggak boleh menyalahkan orang lain ya.

 

6. Tidak perlu malu mencoba hal baru

Memutuskan pergi liburan dengan teman-teman setidaknya harus berbekal kepercayaan. Ya, kalau sudah saling percaya bisa pergi seru-seruan bareng, pasti sudah enggak canggung lagi buat mencoba hal baru. Misalnya mau coba naik banana boat untuk pertama kali. Kalau sebelumnya sering dilarang-larang karena alasan dari orang tua, kamu bisa mencobanya bersama teman-teman. Kalau takut sekalipun, ya, paling ketahuan menangis.

 

7. Punya koleksi foto bagus bareng teman

Bagian paling menyenangkan selama liburan bareng teman adalah saat foto-foto. Meskipun bakalan banyak koleksi foto pas lagi ketiduran di perjalanan, kalian akan menyempatkan diri untuk setidaknya membuat satu sesi foto di tempat liburan dengan latar belakang cantik. Mulai dari foto selfie, foto pakai kamera instan, foto pakai action cam, atau bahkan foto pakai drone saku bisa dijadikan koleksi album foto pribadi.

Nah, keseruan ini mungkin enggak bakalan kalian dapat kalau liburan sendiri atau bareng keluarga. Jadi, setidaknya ambil satu kesempatan buat coba berlibur bareng teman-teman agar punya cerita seru di masa depan. (whc/dakwatuna.com) 

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Arie Untung: Emak-Emak Pelopor Utama Pemasaran Produk Halal

Figure
Organization