Home / Berita / Internasional / Afrika / Berita Diusir ke Tunisia Hoax, Aktivis Anti Kudeta Foto Bersama Syekh Qaradhawi di Doha

Berita Diusir ke Tunisia Hoax, Aktivis Anti Kudeta Foto Bersama Syekh Qaradhawi di Doha

Syekh Yusuf Qaradhawi dan aktivis anti kudeta foto bersama di Doha (islammemo)
Syekh Yusuf Qaradhawi dan aktivis anti kudeta foto bersama di Doha (islammemo)

dakwatuna.com – Qatar. Sejumlah aktivis Ikhwanul Muslimin (IM) menyebarkan (23/4) melalui jaringan sosial media Twitter foto bersama dengan Ketua Persatuan Ulama Islam Sedunia, Syekh Yusuf Qaradhawi, di kediamannya di Doha, Qatar, sambil mengangkat simbol R4B14.

Foto tersebut dipublikasikan oleh Sekjen Freedom and Justice Party (FJP, sayap politik IM), Ali Khafaji, yang saat ini berlindung di Qatar, yang menyatakan bahwa dirinya dan sejumlah rekan aktivis lain mengunjungi Syeikh Qaradhawi untuk memastikan keadaannya serta mengkonfirmasi kebenaran pemberitaan sejumlah media Mesir bahwa Syekh Qaradhawi telah diusir ke Tunisia.

Khafaji menyatakan bahwa kesehatan beliau sangat baik dan isu yang dilontarkan media Mesir tersebut hanyalah hoax dan tidak benar sama sekali.

Selain Khafaji, tampak dalam foto yang dipublikasikan tersebut sejumlah tokoh anti kudeta di Mesir, yaitu Syeikh ‘Isham Talimah (dai dan ulama), Amru Abdul Hadi (Jubir Front Hati Nurani Mesir), Muhammad Bakus (komedian).

Selain Khafaji, aktivis Amru Abdul Hadi juga mempublikasikan foto dirinya bersama Syeikh Qaradhawi dalam akun Facebook-nya dan menyebutkan bahwa beliau akan kembali memberikan khutbah Jumat pada 2 Mei mendatang. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Rakyat Turki turun ke jalan beri dukungan kepada Erdogan. (islammemo.cc)

Istana Turki: Selebaran Terkait “Militer Berhasil Rebut dan Kuasai” Adalah Hoax