Home / Berita / Internasional / Asia / Qatar Kepada AS: Palestina Menanti Solusi Politik Yang Adil

Qatar Kepada AS: Palestina Menanti Solusi Politik Yang Adil

Menlu Qatar Syaikh Muhammad bin Abdulrahman Al Tsani saat wawancara dengan CNBC. (Aljazeera)

dakwatuna.com – Doha. Kementerian Luar Negeri Qatar mendesak Amerika Serikat (AS) untuk memikirkan solusi politik yang adil bagi seluruh warga negara di kawasan Timur Tengah, terutama Palestina.

Hal itu disampaikan sejalan dengan pengumuman kesiapan Qatar untuk menghadiri undangan AS untuk menghadiri Lokakarya Terkait Investasi dan kondisi Ekonomi di Kawasan, yang akan digelar di Bahrain bulan depan.

Dalam keterangan Kemenlu Qatar, seperti dilansir dari Al Jazeera, Ahad (26/05/2019) disebutkan, solusi yang dimaksud harus sejalan dengan kehendak dan aspirasi rakyat Palestina.

Kemenlu juga menyebutkan permisalan terkait solusi tersebut, seperti mengakhiri penjajahan Israel, mendirikan negara Palestina berdaulat atas dasar batas wilayah 1967 dengan ibukota di Al-Quds Timur, hingga memberi izin kepada pengungsi Palestina untuk pulang ke kampung halaman mereka.

Lebih lanjut disebutkan, Qatar tidak akan mengintervensi segala bentuk kontribusi yang dinilai mampu mengatasi tantangan yang dihadapi wilayah Arab secara keseluruhan. Qatar, ditegaskan juga akan terus mempertahankan prinsip yang mengedepankan kepentingan masyarakat Arab.

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Bahrain dalam pernyataan bersama mengumumkan penyelenggaraan Lokakarya Investasi dan Ekonomi di Ibukota Bahrain, Almanama. Agenda yang mengambil tema ‘Perdamaian untuk Perkembangan’ itu rencananya akan digelar pada 25-26 Juni.

Sementara, Pemerintah Otoritas Palestina dan seluruh faksi politik Palestina memboikot Lokakarya tersebut. Pasalnya, Lokakarya dinilai sebagai bagian dari agenda perdamaian AS untuk Palestina-Israel yang dikenal dengan ‘Perjanjian Abad Ini’, yang sangat merugikan Palestina. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Laporan PBB: Putra Mahkota Saudi Bertanggung Jawab Atas Kematian Jurnalis Jamal Khashoggi