Home / Arsip Kata Kunci: senang

Arsip Kata Kunci: senang

Mencetak Generasi Qurrata A’yun

Orang tuapun harus mempersiapkan diri dalam membantu anak agar berbakti dan taat kepada Allah swt. Rasulullah bersabda, “Bantulah anak-anakmu agar berbakti! Barangsiapa yang mau melakukannya, ia dapat mengeluarkan sikap kedurhakaan dari diri anaknya.”(HR. Thabrani) Berdasarkan ini, jelas orang tua bertanggung jawab untuk mempersiapkan anaknya menjadi anak yang baik. Bahkan mereka mampu menyingkirkan kedurhakaan dari jiwa anak-anak mereka dengan cara hikmah, nasihat yang baik, dan kesabaran.

Baca selengkapnya »

Gidang Melenggang

Kami menang pikirku, yah kami menang. Kami yang berhak mewakili kecamatan batu ampar di laga kabupaten april nanti. Lebih dari itu ini satu satunya wakil dari dusun penempatanku. Sekolah penempatanku. Artinya ini akan menjadi bukti kalau SDN 18 Batu Ampar layak diperhitungkan paling tidak ditingkat kecamatan. “Alhamdulillah” bisikku. Di depan menanti kompetisi yang sebenarnya. Dalam pada itu aku bersyukur. Gidang melenggang.

Baca selengkapnya »

Kiat Menjadi Lawan Bicara yang Menyenangkan

Banyak sekali keberuntungan-keberuntungan atau kesuksesan yang dicapai oleh seseorang yang disebabkan karena ia pandai berkomunikasi. Dengan perkataan lain, ia bisa menjadi lawan bicara yang menyenangkan. Tanpa merasa malu, canggung dan penuh perhatian, seseorang dapat menjadi teman bicara yang mengasyikkan. Ia dapat dinilai sebagai sosok pribadi yang hangat serta menyenangkan untuk diajak berbicara maupun bekerja sama.

Baca selengkapnya »

Di Balik Kesedihan dan Kesenangan yang Sementara

Kesedihan dan kesenangan merupakan dua hal yang berbeda, namun sebenarnya saling melengkapi. Seseorang tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya bahagia, jika ia belum pernah mengalami kesedihan. Dan sebaliknya, seseorang tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya kesedihan, jika ia tidak mengerti apa itu kesenangan. Kedua hal sudah tidak bisa ditepis lagi, karena semua manusia pasti pernah mengalaminya, bahkan bisa dikatakan sudah menjadi kodrat manusia.

Baca selengkapnya »

Menyiasati Ujian Hidup

Di sisi lain, ketika niat sudah di canangkan, maka musuh abadi manusia (setan) tidak akan tinggal diam. Jika niat yang dicanangkan baik, maka setan akan berusaha keras untuk menghalangi agar niat itu tidak dijalankan. Pertama manusia akan dibuat was-was, bimbang, dan ragu. Setelah itu akan dimasukkan rasa malas, dan akhirnya ditanamkan rasa takut. Semua perasaan tersebut akan membuat seseorang menunda atau bahkan membatalkan niat baiknya.

Baca selengkapnya »

Damaikan

Mengikhlaskan itu lebih Menenangkan, Tak perlu Bergelut dengan dendam atau cacian, Merelakan setiap yang dirasa itu lebih menyenangkan, Tak perlu Sesak menerpa atau gundah Merana, Terjatuh, tergores dan terluka itu sakit, Tetapi ketika senyummu yang kau beri, Maka biarkan hati yang menjalankan fungsi, Mengeluarkan keimanan di dalam hati, Menggambarkanmu sebagai seorang mengontrol Emosi, Sebab Sabar Tak Terbatas

Baca selengkapnya »

Andai Aku Punya Pacar

Andai aku punya pacar… Tapi, sayangnya aku tak punya pacar… Coba kalau aku punya pacar…, Sungguh indah rasanya dunia ini. Ada orang yang selalu memperhatikanku. Tiap hari ditanya kabar: udah bangun belum? (di saat pagi), lagi sibuk apa sekarang? Udah makan? (di saat siang), udah bobo’ belum, say? (di saat malam). Ooh…senang rasanya hati., Andai aku punya pacar… Tapi, sayangnya aku tak punya pacar…, Coba kalau aku punya pacar…, Ada yang bisa diajak jalan berdua,

Baca selengkapnya »

Untuk yang Menyudutkan Dakwah Kampus

Secara tegas saya sarankan untuk tidak melukai sesiapapun, baik itu orang maupun lembaga. Karena itu sesungguhnya adalah cara orang-orang yang mencari-cari kesalahan. Dan perilaku seseorang yang paling buruk adalah mencari-cari kesalahan orang lain dan merasa senang atas hal itu. Dan ia semakin senang jika kesalahan tersebut tersebar dan dapat diketahui oleh orang ramai. Perilaku ini sungguh akan menunjukkan kelemahan akal yang dimilikinya.

Baca selengkapnya »

Bahasa Isyarat Shalat Pemabuk

Apa yang kalian rasakan ketika mendapat surat dari orang terkasih, misal surat dari ibunda tercinta yang ada di kampung halaman? Senang mungkin juga terharu hingga menitikkan air mata bukan? Namun bagaimana bila surat tersebut isinya menggunakan aksara Hanacaraka? Senang juga? Kehadiran suratnya senang, namun kita bisa menitikkan air mata beberapa menit, alih-alih terharu.

Baca selengkapnya »