Organization Archives: PKI

Khutbah Idul Fitri 1438 H: Belajar dari Sejarah Perselisihan Ulama dan Umara [1]

Jika kita belajar dari sejarah, ternyata akibat dari perselisihan antara ulama dengan umara sangat luas, merugikan semua pihak, dan dirasakan oleh seluruh masyarakat. Bagi para ulama. Sepintas mereka terlihat seperti pihak yang kalah dan dirugikan akibat dari perseteruannya dengan umara. Banyak ulama besar yang diuji ketabahannya akibat berselisih dengan umara. Keempat imam mazhab dalam Ahlus Sunnah wal Jamaah, semuanya tak luput dari ujian tersebut.

Baca selengkapnya »

Hikayat Negeri Ajaib

Negeri ajaib ini rasanya “auto-pilot”, tak jelas siapa yang memimpin dan siapa yang mengambil kebijakan. Saking tidak jelasnya adalah saat ada kenaikan pesat tarif pengurusan dokumen STNK dan BPKB. Mulai RI-1, Kapolri dan pihak Kemenkeu saling lempar tanggungjawab. Rakyat di negeri ajaib dibuat bingung. Di tengah ekonomi yang lesu, rakyat dibebani dengan naiknya tarif listrik, harga BBM dan meroketnya harga cabai. Malang nian rakyat negeri ajaib. Program “Nawacita” berubah menjadi program “Duka cita”.

Baca selengkapnya »

Tan Malaka, Madilog, dan Filsafatnya

Diakhir hayatnya Tan Malaka ditangkap dan ditembak mati pada bulan februari 1949. Entah apa kesalahan dia sampai dizalimi seperti itu. Tahun 1963, diangkat menjadi pahlawan nasional oleh Bung karno. Namun ironisnya kata Peneliti asal Belanda, Prof Harry A Poeze sewaktu bedah buku di Universitas brawijaya, Malang mengatakan, “Selama 30 tahun, namanya dicoret dalam buku Sejarah Nasional.”

Baca selengkapnya »

Wahai Para Penulis, Berterima Kasihlah Kepada Muhammadiyah!

Membaca dan menulis, membuka cakrawala pengetahuan, kemudian berbuah pada kemerdekaan yang kini kita nikmati, meski belum sempurna. Namun yang tidak boleh kita lupakan adalah tunas dari itu semua, gerakan pembaharuan Islam yang membuka sebuah kesadaran bagi bangsa ini untuk belajar. Salah satu pemimpin besar Muhammadiyah, Buya Hamka, adalah juga seorang penulis yang cukup produktif.

Baca selengkapnya »

Surat untuk “Tuan yang Dimuliakan”

Jangan sampai engkau bernasib sama seperti Fir'aun yang baru mau mengakui Tuhan Musa (Allah SWT) sebagai Rabb-nya, tatkala nyawanya sudah sampai di tenggorokan, ketika dirinya sudah megap-megap ditelan ganasnya gelombang Laut Merah. Laksana syair sebuah lagu : "Terlambat sudah kau datang padaku..." Tolong cam-kan semua itu, Tuan yang merasa dimuliakan...!

Baca selengkapnya »