Home / Dwi Agus Wahyudi

Dwi Agus Wahyudi

Dwi Agus Wahyudi
Anak kedua dari tujuh bersaudara. Lulus dari jurusan Akuntansi Universitas Islam Malang pada tahun 2005. Menjadi santri di beberapa pondok pesantren di Jawa Tengah sejak tahun 1994 sampai tahun 2000. Bekerja di beberapa perusahaan swasta sejak tahun 2005. Memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai General Manager pada tahun 2012 dan berwiraswasta sampai sekarang. saat ini menjadi ketua Yayasan Baitul Mal Nabawi dan juga ketua Paguyuban Hapus Riba area Jogja

Sikap Orang Beriman Jika Musibah Datang

Sehingga mulai sekarang, mari perhatikan shalat kita. Apakah sudah tepat waktu, atau kalau sempat saja? Apakah sudah khusyu’ ataukah sekedarnya? Apakah kita sudah ikhlas mendirikan shalat karena Allah, ataukah karena alasan lain? Perbaiki shalat kita, maka anda bisa berharap datangnya pertolongan Allah SWT. Bahkan jika anda tidak membutuhkan pertolongan Allah sekali pun, shalat tetaplah WAJIB hukumnya jika anda mengaku beriman. Setelah shalat sudah anda perbaiki, maka BERSABARLAH. Perhatikan apa yang terjadi pada kehidupan anda, maka bertindaklah jika memang harus bertindak. Dan jangan berlebihan. Mudah-mudahan Allah SWT berkenan mengampuni dosa-dosa kita dan berkehendak menolong kita. Karena hanya kepada Allah SWT kita bertawakkal.

Baca selengkapnya »

Bekerja Keras Dalam Iman

Berdasarkan ayat di atas, Allah SWT menjelaskan bahwa hanya Allah SWT saja yang dapat melapangkan dan menyempitkan rezeki seseorang, tidak peduli berapa banyak waktu yang anda gunakan untuk bekerja, tidak peduli berapa banyak karyawan anda, tidak peduli siapa bos anda, dan tidak peduli meskipun anda mengurangi waktu bekerja demi memenuhi kewajiban anda kepada Allah SWT. Tetaplah Allah akan melapangkan dan menyempitkan rezeki sesuai kehendak-Nya, maka berusahalah untuk menjadi manusia yang BERUNTUNG di sisi Allah SWT.

Baca selengkapnya »

Cara Sederhana Supaya Kaya Berdasarkan Alquran

Sudah banyak kita melihat ada orang yang bekerja keras tapi tidak juga kaya. Lalu, Jika memang bekerja keras menjamin seseorang bisa kaya, maka, mengapa ada orang yang sudah bekerja keras tapi belum juga kaya. Bahkan, ada yang bangkrut dengan hutang yang cukup banyak, pada hal dia juga bekerja keras. Itu artinya, bekerja keras bukanlah jaminan seseorang bisa kaya. Ingatlah kalimat "sakti" ini: Orang yang bekerja keras itu kalah dengan orang yang beruntung.

Baca selengkapnya »

Melunasi Utang dengan Shalat

Shalatlah dengan tertib dan bersabar untuk terus shalat, lalu perhatikanlah, bisa jadi bisnis anda mulai menghasilkan, atau anda menemukan partner bisnis baru, atau penagih mulai melunak, atau jalan-jalan lain yang kita tidak duga sebelumnya. Sungguh Allah SWT menguasai segala jiwa dan segala perbendaharaan harta, Dia-lah Allah SWT yang Maha Kuasa atas segala-galanya. Terimalah pertolongan Allah SWT dan bersyukurlah.

Baca selengkapnya »

Legenda Harta Karun di Dalam Alquran

Qarun menganggap kekayaan harta benda yang diperolehnya itu adalah semata-mata karena usahanya sendiri. Sungguh, hanya Allah SWT sajalah yang menyempitkan dan melapangkan rezeki seseorang. Maka perhatikan kesudahan Qarun yang mengingkari nikmat Allah SWT tersebut, dia dibenamkan kedalam bumi beserta rumah dan harta bendanya sebagai azab dunia dari Allah SWT.

Baca selengkapnya »

Kesabaran yang Dicontohkan di Dalam Alquran

Jika kita mengaku beriman dan bertawakkal, maka sebaiknya kita bersabar dan senantiasa bersyukur atas segala kehendak Allah SWT. Selalu bertaubat atas dosa yang bisa mendatangkan azab Allah SWT, selalu bersyukur dan berprasangka baik bahwa rencana Allah SWT lebih baik, bahwa Allah SWT lebih mengetahui yang kita butuhkan, bahwa Allah SWT lebih mengetahui yang lalu dan yang akan datang, dan.... BERSABARLAH.

Baca selengkapnya »