Home / Abi Sabila

Abi Sabila

Abi Sabila
Seorang pembaca yang sedang belajar menulis.

Istighfar Melapangkan Kesulitan

Mengantar istri terlebih dulu ke stasiun Tangerang, baru melanjutkan perjalanan ke Serang, adalah rutinitas pagiku. Sudah begitu, sejak dua tahun yang lalu. Tapi hari ini berbeda. Bukan hanya karena istriku harus mengikuti upacara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional di STIP Pasar Minggu sehingga harus berangkat lebih pagi dari biasanya, tapi karena ada ‘drama’ yang mewarnainya.

Baca selengkapnya »

Akhirnya Bangsal Itu Terisi Juga

Sayang, sungguh sangat disayangkan, karena pada kenyataannya bangsal-bangsal yang sudah disediakan rumah sakit khusus untuk para caleg yang gagal benar-benar terisi. Mengapa ini harus terjadi? Bukankah mereka sudah tahu risiko dari pencalonan mereka sebagai anggota legislatif. Bukankah tenaga dan harta yang mereka habiskan sudah mereka niatkan?

Baca selengkapnya »

Bukan FIFO Ataupun LIFO

Jangan pernah berpikir usia masih muda, badan masih sehat, lantas menunda-nunda kewajiban kita selaku makhluk kepada penciptanya. Ingatlah bahwa siapapun kita, sadar atau tidak sadar, sebenarnya kita sedang berada dalam antrian yang kita tidak tahu nomor berapa, setelah siapa. Yang harus diingat, dalam hal ini (kematian) tidak berlaku sistem FIFO maupun LIFO.

Baca selengkapnya »

Tempe di Tangan, Sate Dalam Khayalan

Lebih nikmat makan berlauk tempe tapi kenyataan, daripada makan berlauk sate tapi hanya dalam angan. Tak dilarang kita untuk berangan, bermimpi dan merencanakan masa depan, tapi janganlah lupa untuk bersyukur dan menikmati masa sekarang. Nikmati yang ada, jangan mengkhayalkan yang tidak ada, karena yang seperti ini justru sering menjadi pemicu rasa kecewa, yang jika tak segera dibenahi akan membuat hati (semakin) tersiksa.

Baca selengkapnya »

Jangan Buat Kartini Menangis

Majulah wahai saudari-saudariku. Raihlah mimpi-mimpimu, tapi jangan lupakan kodratmu, jangan lalaikan kewajibanmu. Jangan buat Kartini menangis dengan tingkah laku burukmu. Kartini berjuang untuk meninggikan derajatmu, mendapatkan hakmu, bukan untuk melawan kodratmu, bukan pula menghapus kewajibanmu sebagai seorang perempuan dalam keluarga, masyarakat dan juga negara.

Baca selengkapnya »

Jalan Kehidupan

Mengapa kita terjatuh di jalan yang datar, sementara di jalan terjal berliku kita selamat sampai tujuan? Salah satu yang menjadi penyebabnya adalah karena kita kurang waspada, terlena ketika berada di zona aman dan nyaman. Begitupun kehidupan, karenanya janganlah terlena oleh keindahan dan kenyamanan dunia.

Baca selengkapnya »

Smart Itu…

Seorang sahabat pernah bertanya, apa arti smart menurutmu? Pintar, cerdas. Barangkali kita semua sepakat dan sependapat jika smart diartikan demikian. Tapi mengenai kriteria, mungkin saja masing - masing kita berbeda. Ada yang mengatakan smart itu begini begitu, ada juga yang menyebutkan smart jika ini dan itu, tapi bagiku smart itu…

Baca selengkapnya »

Jika Cinta Dia

Jika kita cinta nabi, semestinya ibadah wajib tak pernah kita tinggalkan karena ibadah sunnahpun senantiasa dijalankan. Ibadah bukan lagi sekadar kewajiban, tapi kebutuhan. Rasulullah yang sudah dijamin Allah masuk surga saja sangat taat dan tekun beribadah, apalagi kita yang masih berlumur dosa seharusnya memastikan segala tingkah laku kita menjadi amalan yang bernilai ibadah.

Baca selengkapnya »