Home / Berita / Internasional / Asia / Qatar Tantang Ancaman Militer dari Arab Saudi

Qatar Tantang Ancaman Militer dari Arab Saudi

Ilustrasi. (Yenisafak)

dakwatuna.com – Moskow. Duta besar Qatar untuk Rusia Fahd bin Muhammad al-Attiyah menyebut negaranya tengah merampungkan rencana pembelian sistem pertahanan udara milik Rusia, S-400.

Hanya saja, ia menyebut belum ada penandatanganan kontrak terkait pembelian tersebut. “Karena adanya sanksi terhadap ekspor militer Rusia, dan itu menimbulkan kehawatiran besar,” katanya, seperti dikutip dari Yenisafak, Kamis (14/02/2019).

Tekad Qatar untuk memiliki S-400 tampaknya tidak menghiraukan ancaman Arab Saudi. Sebelumnya, Riyadh pernah mengancam akan mengerahkan militer apabila Doha benar-benar membeli S-400 dari Rusia.

Menurut Fahd, Arab Saudi tidak seharusnya mengatur Qatar. Sebab, selama ini Doha juga tidak pernah mencampuri urusan dalam negeri Saudi.

“Bahkan kami tidak pernah mengurusi apapun yang ingin dibeli Saudi. Kami tidak akan membiarkan mereka intervensi terhadap hubungan kami dengan Rusia,” tegas Fahd.

Bulan Juni 2018 lalu, Majalah Francis mengungkap adanya upaya dari Saudi untuk menggagalkan rencana Qatar membeli S-400. Bahkan, upaya tersebut dilakukan langsung oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan putranya, Pangeran Muhammad bin Salman.

Kedua pemimpin Saudi itu mencoba untuk melobi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memuluskan rencananya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization