Home / Berita / Internasional / Asia / Ancaman Serangan Saudi ke Qatar, Apa yang Baru?

Ancaman Serangan Saudi ke Qatar, Apa yang Baru?

Rusia tegaskan tetap pasok S-400 ke Qatar. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Paris. Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud disebutkan mengirim surat kepada pemimpin Amerika Serikat dan Inggris. Menurut surat kabar Le Figaro, surat tersebut berisi ancaman serangan kepada Qatar, sama seperti yang dikirim kepada Presiden Prancis.

Seperti diwartakan sebelumnya, Raja Salman dikabarkan mengirim surat kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron. Surat itu berisi ancaman Saudi untuk menyerang Qatar jika pembelian sistem pertahanan Rusia ‘S-400’ terwujud.

Awal tahun lalu, Dubes Qatar di Rusia Fahd bin Muhammad al-Attiyah mengatakan kemungkinan pembelian sistem pertahanan rudal Rusia. Bahkan ia menyebut sistem tersebut yang paling modern di dunia saat ini.

Menurut Fahd, pembicaraan negaranya dengan Rusia terkait pembelian itu dalam tahap lanjutan.

Rusia menegaskan, ancaman Arab Saudi tak akan mempengaruhi rencana pasokan sistem pertahanan S-400 ke Qatar. Hal ini disampaikan oleh Alexei Kondratiev, Wakil Ketua Komite Pertahanan di Dewan Federasi Rusia.

Kondratiev juga menilainya sebagai upaya ‘pemerasan’. Ia juga menyebut Saudi terlalu memerankan hegemoninya di Kawasan.

Lebih lanjut, Kondratiev menyebut pemasokan sistem pertahanan S-400 kepada Qatar akan memberi manfaat yang jelas bagi Doha. “Inilah yang menyebabkan ketegangan di Arab Saudi,” imbuhnya.

Kondratiev menuding sikap Saudi tersebut atas koordinasi dengan Washington. AS tidak ingin kehilangan pasar senjatanya di Kawasan, sehingga terus menekan Riyadh, jelasnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Rusia Kirim Sistem Rudal S-300 ke Suriah, Israel Kecewa