Home / Berita / Internasional / Asia / Raja Salman Ancam Serang Qatar

Raja Salman Ancam Serang Qatar

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud. (www.nezavisne.com)
dakwatuna.com – Paris. Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengancam akan melakukan serangan kepada Qatar. Serangan militer akan dilancarkan jika negara beribu kota Doha itu resmi memiliki sistem pertahanan rudal milik Rusia, ‘S-400’.

Dilansir dari Aljazeera, Sabtu (02/06), kabar tersebut sebagaimana diwartakan oleh surat kabar Prancis, ‘Le Monde’. Raja Salman juga disebut meminta Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mencegah perjanjian pembelian sistem rudal itu terjadi.

Dikabarkan, Raja Salman mengirim surat kepada Macron. Di dalamnya Raja Salman menyampaikan kekhawatiran atas langkah Qatar membeli sistem pertahanan rudal Rusia.

Arab Saudi memandang langkah Qatar dapat mengancam keamanan wilayah udaranya. Selain juga disinyalir akan meningkatkan eskalasi di kawasan tersebut.

Dalam suratnya, Raja Salman mengatakan, “Agar mengambil semua langkah yang tepat untuk menetralisir sistem pertahanan ini. Termasuk langkah serangan militer.”

Raja Salman kemudian meminta bantuan Macron untuk mencegah pembelian Qatar serta menjaga stabilitas Kawasan.

Namun Le Monde menyatakan, sejauh ini belum ada komentar baik dari pemerintah Prancis maupun Saudi terkait surat tersebut. Informasi tersebut didapat dari sumber di Prancis yang mengaku sangat dekat dengan masalah ini.

Awal tahun lalu, Dubes Qatar di Rusia Fahd bin Muhammad al-Attiyah mengatakan kemungkinan pembelian sistem pertahanan rudal Rusia. Bahkan ia menyebut sistem tersebut yang paling modern di dunia saat ini.

Menurut Fahd, pembicaraan negaranya dengan Rusia terkait pembelian itu dalam tahap lanjutan.

Satu bulan setelah pernyataan Fahd, Saudi juga menyampaikan keinginannya untuk membeli sistem tersebut. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Israel Loloskan Undang-undang ‘Negara Bangsa Yahudi’

Organization