Home / Berita / Internasional / Asia / PM Malaysia: Israel Negara Kriminal

PM Malaysia: Israel Negara Kriminal

PM Malaysia, Mahathir Mohamad (lazuardi.birru.blogspot)
dakwatuna.com – Kuala Lumpur. Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kembali menegaskan sikap negaranya terhadap Israel. Menurutnya, pemerintah Zionis itu tidak komitmen dengan hukum internasional, dan terus saja melakukan penindasan terhadap hak-hak Palestina.

Pria yang akrab disapa Tun Mahathir itu menambahkan, negaranya menganggap Israel sebagai negara kriminal. Malaysia, imbuhnya, tidak akan pernah memberi tempat bagi Israel.

Dilansir dari Aljazeera, Rabu (23/01/2019), pernyataan tersebut disampaikan Mahathir di Markas PBB di Wina, Austria. Saat itu, seorang wartawan menanyakan padanya soal polemik atlet Israel yang tidak diberi izin masuk Malaysia.

Diketahui, Malaysia sebagai tuan rumah tidak memberi izin masuk bagi atlet renang Israel dalam olimpiade yang akan digelar akhir Juli mendatang. Hal itu memicu ketegangan antara Malaysia dan Israel.

Tak hanya itu, Malaysia juga menantang penyelenggara untuk mencabut statusnya sebagai tuan rumah jika memaksakan keikutsertaan Israel. Sebaliknya, Israel bereaksi keras atas keputusan Malaysia, yang dianggapnya terilhami dari sikap anti-Semitisme. (whc/dakwatuan)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Netanyahu Rayakan ‘Rekonsiliasi Arab’ dengan Rampas Rumah Palestina dan Tutup Masjidil Aqsha

Organization