Home / Berita / Internasional / Asia / Qatar: Negara Kami Jauh Lebih Kuat meski Diboikot

Qatar: Negara Kami Jauh Lebih Kuat meski Diboikot

Ilustrasi. (aa.com.tr)
dakwatuna.com – Doha. Gubernur Bank Sentral Qatar, Syaikh Abdullah bin Saud Al Tsani menegaskan negaranya kini telah menjadi lebih kuat secara ekonomi. Ia mengumumkan, cadangan bank negaranya saat ini tumbuh sebesar 5 persen dalam tiga kuartal pertama tahun ini.

Lebih lanjut, ia juga menyebut negaranya berhasil melalui dampak buruk dari krisis pemboikotan oleh Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir.

“Kami berhasil melalui krisis ini, bahkan kami menjadi lebih kuat dari sebelumnya,” kata Bin Saud seperti dikutip dari Aljazeera, Senin (10/12/2018).

Cadangan internasional dan likuiditas mata uang asing – yang turun 20 persen dalam beberapa bulan pertama setelah embargo – kini telah kembali ke tingkat normal dan mencapai 46,5 miliar dolar pada akhir September, imbuhnya.

Ia menambahkan, total cadangan bank komersial di negara itu meningkat sebesar lima persen dalam sembilan bulan pertama tahun ini. Hal itu jauh lebih baik jika dibanding periode yang sama di tahun lalu.

Selain itu, GDP riil Qatar tumbuh sebesar 2,5% pada paruh pertama tahun 2018. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Arab Saudi Bantah Berencana Buka Kembali Kedubes di Damaskus

Organization