Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Berikan Klarifikasi, Dubes Arab Saudi Bantah Ada Larangan Haji Palestina

Berikan Klarifikasi, Dubes Arab Saudi Bantah Ada Larangan Haji Palestina

 (
Jemaah berkumpul di Jabal Rahmah. Menurut hitungan resmi, setidaknya sudah ada 54 juta jemaah yang berhaji selama 25 tahun terakhir. (Al Jazeera)
dakwatuna.com – Jakarta. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuhaibi memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar tentang adanya larangan ibadah haji untuk warga Palestina. Menurutnya, informasi tersebut sama sekali tidak benar.

Osama menegaskan, negaranya masih tetap mengizinkan warga Palestina untuk menunaikan ibadah haji dengan menggunakan berkas perjalanan dari Lebanon maupun Yordania.

“Berita tersebut adalah bohong, tidak ada keabsahannya dan diambail dari sumber yang juga tidak bisa dipertanggungjawabkan,” kata Osama saat jumpa pers di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (13/11/2018) lalu.

Lebih lanjut, Osama menyebut informasi itu pertama kali dihembuskan oleh media yang berasal dari Israel dan Inggris. “Sekali lagi saya sampaikan beria itu tidak benar karena bersumber dari (media) Israel dan Inggris,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Osama menegaskan negaranya terus berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak warga Palestina. Bahkan menurut, setiap tahun Arab Saudi memberikan 7.000 kuota haji bagii warga Palestina, dan seribu diantaranya dibiayai langsung oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.

“Isu Palestina merupakan isu kita semua Umat Islam, karena Palestina merupakan kiblat pertama umat Islam di seluruh dunia sebelum pindah ke Makkah. Karena itu kami tidak akan membiarkan Palestina berjuang sendirian. Saudi akan terus memberikan bantuan finansial dan lainnya bagi rakyat Palestina,” pungkas Osama.

Seperti diketahui, beberapa waktu belakangan muncul informasi yang menyebut adanya larangan warga Palestina untuk menjalankan ibadah haji. Informasi tersebut pertama kali dipublikasikan oleh Middle East Monitor yang berbasis di Inggris. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization