Home / Berita / Internasional / Afrika / Dituduh Hina Pengadilan, Presiden Mursi dan 19 Orang Lainnya Diganjar 3 Tahun Penjara

Dituduh Hina Pengadilan, Presiden Mursi dan 19 Orang Lainnya Diganjar 3 Tahun Penjara

Presiden Muhammad Mursi (aa.com.tr)
dakwatuna.com – Kairo. Pengadilan Kasasi Mesir menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada presiden terkudeta Muhammad Mursi dan 19 orang lainnya. Hal itu dilakukan karena mereka dinyatakan bersalah dalam kasus “menghina pengadilan”.

Kasus yang sama juga melibatkan sejumlah jurnalis, ahli hukum, dan politisi yang mewakili partai politik yang berbeda. Di antara mereka ada pula sosok yang menjadi bagian dari rezim Mesir saat ini.

Hukuman ini merupakan hukuman final keempat bagi Mursi, dari total enam kasus. Pada Mei 2017 lalu, dalam kasus “terorisme” ia diganjar dengan hukuman penjara selama 3 tahun, dengan kemungkinan pembaruan oleh pihak berwenang.

Seorang yang disebut terkait dengan terorisme di Mesir akan mendapat hukuman lain selain penjara, seperti penyitaan harta, larangan bepergian, dan hilangnya klausul “reputasi baik” untuk menjabat suatu posisi di negara itu. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Jangan Tutup-tutupi Fakta Pembunuhan Khashoggi