Home / Berita / Internasional / Asia / AS Jatuhkan Sanksi ke Para Pendukung Rezim Suriah

AS Jatuhkan Sanksi ke Para Pendukung Rezim Suriah

Bendera Amerika Serikat. (aa.com.tr)
dakwatuna.com – Washington. Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada individu dan entitas yang diketahui mendukung Rezim Bashar Assad di Suriah, Kamis (06/09).

Pengumuman itu dirilis oleh Departemen Pertahanan dan diunggah dalam website Departemen Keuangan AS. Disebutkan, semua individu dan entitas AS dengan ini dilarang melakukan transaksi bisnis dengan mereka.

Mereka yang diberi sanksi adalah warga negara Suriah Yassir ‘Abbas, Adnan Al-Ali dan Muhammad al-Qatirji, serta seorang warga Lebanon, Fadi Nasser.

Sementara entitas yang dijatuhi sanksi adalah perusahaan Qatirji yang berbasis di Suriah, Berbasis di Lebanon Nasco Polymers & Chemicals dan Abar Petroleum Service SAL dan Konstruksi Pipeline Internasional Iran dan Sonex Investments Ltd.

“Amerika Serikat akan menggunakan semua mekanisme untuk mengisolasi rezim Assad, sebuah pemerintahan yang secara sistematis telah menangkap, menyiksa, dan membunuh puluhan ribu warga sipil Suriah sebagai tanggapan atas seruan mereka yang sah dan tanpa kekerasan untuk kebebasan, hak dan reformasi politik mereka,”kata Departemen AS dalam pernyataannya.

Rezim Suriah baru-baru ini mengumumkan rencana untuk meluncurkan serangan militer besar di provinsi barat laut, Idlib. Wilayah ini merupakan salah satu yang dikendalikan oleh berbagai kelompok oposisi bersenjata.

Pesawat tempur Rusia pada hari Selasa lalu menggempur target sipil dan oposisi di Idlib.

Terletak di dekat perbatasan Turki, Idlib adalah rumah bagi lebih dari 3 juta warga Suriah. Banyak di antara mereka kemudian melarikan diri ke kota-kota lain setelah serangan oleh pasukan rezim.

Pada hari Selasa, kepala kemanusiaan PBB Mark Lowcock memperingatkan bahwa serangan semacam itu akan mengarah pada “bencana kemanusiaan terburuk di abad ke-21”. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Jangan Tutup-tutupi Fakta Pembunuhan Khashoggi