Home / Berita / Internasional / Asia / Netanyahu Sebabkan ‘Kebotakan’ Warga Israel

Netanyahu Sebabkan ‘Kebotakan’ Warga Israel

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu (islammemo.cc)
dakwatuna.com – Tel Aviv. Dana Kesehatan Publik Israel baru-baru ini melontarkan pernyataan yang cukup menggelitik. Bagaimana tidak, mereka menyebut berita tentang kembali terpilihnya Benyamin Netanyahu menjadi perdana menteri menyebabkan kebotakan bagi warga Israel.

Sontak saja, laporan itu memicu kemarahan di barisan para pendukung ketua Partai Likud Israel tersebut.

Sebagaimana dimuat harian Israel Hayom, Dana Kesehatan merilis daftar yang menyebabkan kebotakan, seperti tekanan psikologis. Ada dua contoh yang digunakan untuk tekanan ini: berita kematian kerabat tercinta atau berita kembali terpilihnya Netanyahu sebagai PM.

Para pendukung Netanyahu murka dengan contoh tersebut. Mereka juga melayangkan protes dengan menuntut Yayasan untuk mengubah daftar, mengganti contoh dan meminta maaf kepada semua yang merasa terganggu.

Dana Kesehatan atau Healthcare in Israel memberikan layanan kesehatan kepada tertanggung melalui Lembaga Asuransi Nasional. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 4,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Bunuh Tujuh Warga Palestina, Israel Sebut Serangan ke Gaza Sebagai ‘Operasi Penyelamatan’