Home / Berita / Internasional / Asia / Iran dan Israel Masuki Fase ‘Perang Ancaman’

Iran dan Israel Masuki Fase ‘Perang Ancaman’

Konfrontasi Iran dan Zionis Israel. (irakna.com)

dakwatuna.com – Teheran. Para pejabat Iran dan Israel saling memperingatkan kemungkinan konfrontasi langsung kedua negara di Suriah. Perang pernyataan ini merebak pasca serangan Israel ke bandara T-4 di Homs, Suriah, yang menewaskan sejumlah pasukan Iran.

Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman mengingatkan Iran untuk tidak menguji kemampuan militer negaranya. Ia menekankan, Israel sangat siap dengan semua kemungkinan. Kesiapan pasukan Israel ini suatu yang langka, imbuhnya, seperti dikutip Aljazeera.net, Ahad (21/04/2018).

Sebelumnya, PM Benyamin Netanyahu menegaskan, pasukan Israel siap menghadapi setiap ancaman Iran. Pasukan akan memerangi siapa saja yang menyakiti Israel, katanya.

“Kami mendengar adanya ancaman dari Iran,” kata Netanyahu. “Pasukan dan sektor keamanan siap untuk setiap eskalasi. Kami akan perangi semua yang mencoba menyakiti Israel.”

Sementara itu, Wakil Komandan Garda Revolusi Iran, Brigjen Hossein Salami menegaskan, pihaknya ada di Mediterania timur dan Laut Merah utara untuk menghadapi ‘kebodohan’ Israel.

Konfrontasi langsung, imbuh Salami, akan menghancurkan dan meniadakan keberadaan Israel dari muka bumi. Menurutnya, rudal-rudal Iran akan dengan mudah menghancurkan Israel.

Selain itu, Hossein Salami juga memperingatkan banyak pihak untuk tidak salah langkah. Garda Revolusi, tegasnya, senantiasa memegang tombol pemicu di mana rudal-rudal siap dilesakkan. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Mufti Saudi: Turki Negara Islam, Kekalahannya Kerugian Bagi Umat

Organization