Home / Berita / Internasional / Asia / Media Israel Ungkap Kedekatan Adnan Oktar alias Harun Yahya dengan Israel

Media Israel Ungkap Kedekatan Adnan Oktar alias Harun Yahya dengan Israel

Adnan Oktar alias Harun Yahya ditangkap dengan sejumlah tuduhan kriminal. (Anadolu)
Adnan Oktar alias Harun Yahya ditangkap dengan sejumlah tuduhan kriminal. (Anadolu)
dakwatuna.com – Ankara. Sebagian besar media Israel menutupi alasan penangkapan Adnan Oktar alias Harun Yahya oleh Kepolisian Turki beberapa waktu lalu. Media-media itu bahkan mengungkap kedekatan Harun Yahya dengan Israel.

Haaretz, salah satu media terkemuka Israel, menutupi alasan dengan kalimat judul berbunyi: “Pemimpin sekte Islam Turki, yang memiliki hareem “Kitten” ditahan polisi”.

Dalam pemberitaannya disebutkan, Oktar bersama 200 pengikutnya ditangkap dalam sebuah operasi. Dikatakan Oktar dituduh membentuk kelompok kriminal, penipuan dan pelecehan seksual.

Beberapa waktu sebelumnya, Oktar pernah diwawancarai Haaretz. Saat itu ia mengatakan, “Aku punya banyak teman baik di Israel, mereka benar-benar Yahudi religius. Aku mencintai mereka karena sangat religius.”

Pada gilirannya, Jerusalem Post juga menutupi alasan penangkapan Oktar. Media itu menulis judul “Apakah ini garis akhir untuk Oktar dan teman-temannya di Israel?”

JP menyebut Oktar menulis lusinan artikel untuk mereka antara 2014-2018. Media itu juga menyoroti banyak pertemuan Oktar dengan sejumlah pendeta dan politisi Israel, terutama pada tahun 2013 saat bertemu dengan sejumlah anggota parlemen Israel.

Sementara Time of Israel, menyebut bahwa Oktar pernah menulis buku-buku anti-Semit yang menolak pembantaian Yahudi. Namun ia kemudian menolak pandangannya sebelumnya.

Dalam pemberitaannya, media itu juga menyebut betapa Oktar memiliki hubungan dekat dengan sejumlah pejabat tinggi Israel. Bahkan, Oktar juga disebut sebagai tuan rumah bagi Israel di stasiun TV-nya. Oktar juga disebut mendukung orang Israel menggelar upacara keagamaan di Masjidil Aqsha.

Jewish Press juga melakukan hal yang sama. Dalam kalimat judulnya dituliskan, “Polisi Turki menangkap pemimpin muslim pro-Israel Adnan Oktar.”

Oktar juga disebut memiliki hubungan dekat dengan sejumlah pendeta Yahudi, imbuhnya.

Adnan Oktar, alias Harun Yahya dan kelompoknya, dituduh melakukan sejumlah kejahatan. Di antaranya mendirikan organisasi kriminal, pelecehan seksual anak, hubungan seksual dengan anak di bawah umur, penculikan, pelanggaran pajak, dan melanggar hukum anti-terorisme. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Mantan PM Israel Ini Akui Bunuh 300 Orang Palestina dalam 3,5 Menit