Home / Berita / Internasional / Asia / Iran Terus Kecam AS dan Kembangkan Senjata Nuklir

Iran Terus Kecam AS dan Kembangkan Senjata Nuklir

Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Teheran. Menteri Luar Negeri Iran menyebut Amerika Serikat menjadi menjadi sandera bagi kelompok penekan. Sementara itu, Kepala Staf Militer Iran Mohammad Bagheri mengatakan bahwa pihaknya tak perlu izin untuk mengembangkan sistem pertahanan.

Menlu Iran Mohammad Javad Zarif juga mengkritisi pernyataan Menlu AS Mike Pompeo. Menurutnya Pompeo sedang berilusi dengan pernyataannya tersebut. “Dan itu disampaikan secara tegas dan kurang sopan,” imbuhnya.

Dua hari lalu, Pompeo menyebut Washington akan memberlakukan sanksi jika Iran tidak mengurangi pengaruh regional dan militernya. Menurutnya, Teheran mendukung kelompok-kelompok bersenjata di beberapa negara seperti Suriah, Lebanon dan Yaman.

Pompeo menegaskan, negaranya juga akan memberlakukan kembali sanksi lama pada Iran. selain juga sanksi baru yang akan menjadi “jenis sanksi terkuat dalam sejarah”.

Menanggapi itu, Zarif mengatakan, “Pompeo dan pejabat lain di AS hidup dalam ilusi lama. Mereka saat ini tersandera para pelobi yang korup.”

Sementara itu, Bagheri menolak tuntutan Washington untuk mengurangi pengaruh regional. Iran sama sekali tidak butuh izin siapapun untuk mengembangkan kemampuan pertahanan, tegasnya.

Menurutnya, Iran mampu mengatasi berbagai masalah sesuai dengan potensi yang dimiliki. Termasuk dalam hal membantu ‘sahabat’ di Kawasan, imbuhnya dilansir Aljazeera.

Bagheri melanjutkan, kehadiran Iran di beberapa negara merupakan permintaan dari pemerintah sah setempat. Para ‘musuh’ tidak akan mampu membendung Iran, pungkasnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Jangan Tutup-tutupi Fakta Pembunuhan Khashoggi