Home / Berita / Internasional / Asia / Hari Keempat Ramadhan, Puluhan Pemukim Yahudi Kembali Nista Masjidil Aqsha

Hari Keempat Ramadhan, Puluhan Pemukim Yahudi Kembali Nista Masjidil Aqsha

Puluhan Yahudi menyerbu Masjidil Aqsha. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Al-Quds. Puluhan pemukim Yahudi menyerbu Masjidil Aqsha di hari keempat Ramadhan, Ahad (20/05). Sebelum Zuhur waktu setempat, mereka berkeliling pelataran Masjid dengan dikawal oleh Polisi Zionis.

Menurut sumber dari Dewan Wakaf Islam, 284 pemukim Yahudi menyerbu Masjidil Aqsha dari pintu Gerbang Dung (Bab al-Mugharabah).

Seperti diketahui, pintu tersebut telah dikuasai oleh penjajah Israel sejak 1967 silam. Maka tak heran banyak pemukim Yahudi yang masuk melaluinya.

Penyerbuan dilakukan dalam rangka memperingati ‘Hari Turunnya Taurat’. Sejumlah kelompok Yahudi melakukan seruan untuk penyerbuan ini, seperti dilansir Aljazeera.

Disebutkan, saat kelompok Yahudi melakukan ritual di Dinding Ratapan, pasukan Israel kemudian memperketat pemeriksaan bagi warga Palestina.

Malam sebelumnya pasukan zionis melancarkan serangan ke kota Al-Quds. Mereka menembakkan gas air mata ke arah warga yang mencoba menyerbu beberapa permukiman. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Kekuatan Diplomatik Turki Selamatkan 4 Juta Orang di Idlib, Suriah