Home / Berita / Internasional / Asia / Trump Akan ke Al-Quds Resmikan Kedutaan AS

Trump Akan ke Al-Quds Resmikan Kedutaan AS

Presiden Donald Trump. (Aljazeera.net)

dakwatuna.com – Washington. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut akan bertolak ke Al-Quds. Disebutkan, dirinya akan menghadiri peresmian kantor kedutaan AS di Al-Quds.

Dilansir Aljazeera, Sabtu (28/04/2018), peresmian kedutaan AS di Al-Quds akan dilaksanakan bebarengan dengan Peringatan Hari Nakbah pada 14 Mei mendatang.

Sebelumnya media elektronik Israel menyebutkan, menantu Trump, Jared Kushner beserta istrinya juga akan turut hadir dalam peresmian kantor kedutaan AS di Al-Quds tersebut.

Menurut sumber dari Israel, kedutaan AS di Tel Aviv tengah sibuk menyusun daftar tamu yang akan hadir dalam peresmian tersebut.

Peresmian Kantor Kedutaan di Kota terjajah Al-Quds akan diselenggarakan bersamaan dengan 70 tahun Hari Nakbah Palestina. Otoritas Palestina sejauh ini telah mengecam pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Al-Quds.

Pada 06 Desember 2017 lalu, Donald Trump secara resmi mengumumkan pengakuan Al-Quds sebagai ibukota bagi entitas zionis, Israel. Selain itu, Trump juga memutuskan pemindahan kantor kedutaan negaranya ke Al-Quds. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Penangkapan Dai dan Masyayikh di Saudi Berlanjut

Organization