Home / Berita / Internasional / Asia / Kedubes AS di Al-Quds Diresmikan

Kedubes AS di Al-Quds Diresmikan

Ivanka Trump saat peresmian Kedubes AS di Al-Quds. (Aljazeera)

dakwatuna.com – Al-Quds. Amerika Serikat membuka secara resmi kantor baru kedutaan besar di Arnona, Al-Quds barat, Senin (14/05). Setidaknya tiga hal mewarnai peresmian tersebut, yaitu desakan Amerika, kegembiraan Israel dan kemarahan Palestina.

Dubes Amerika di Israel, David Friedman, mengumumkan pembukaan sekaligus peresmian kantor Kedubes tersebut. Acara itu dihadiri oleh PM Israel Benyamin Netanyahu, Presiden Israel Reuven Rivlin, putri presiden AS Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner.

Dalam acara tersebut, Trump menyampaikan pidato melalui video siaran langsung. Ia mengatakan, “Israel sebagai negara berdaulat punya hak untuk menentukan ibu kotanya. Al-Quds (Yerusalem) adalah ibu kota yang dibentuk bangsa Yahudi sejak waktu yang sangat lama.”

Trump menambahkan, Yerusalem adalah ibu kota Israel dan keputusan pemindahan Kedubes telah dijalankan.

“Amerika Serikat komitmen untuk mempercepat proses perdamaian. Amerika akan menjadi sahabat bagi Israel dan mitra dalam hal kebebasan dan perdamaian,” imbuhnya, seperti dikutip dari Aljazeera.

Peresmian kedubes ini, lanjut Trump, menunjukkan pada dunia bahwa AS dapat dipegang janjinya. Sementara Jared Kushner mengisahkan keluarganya yang Yahudi dan harus melarikan diri dari Nazi.

Sementara itu, PM Israel Benyamin Netanyahu juga turut menyampaikan pidatonya. Ia mengapresiasi anggota parlemen dan politisi AS yang membantu keputusan pemindahan kedubes dari Tel Aviv tersebut. Menurutnya, Trump telah mencetak sejarah dari keputusannya tersebut.

“Ini hari besar bagi Yerusalem dan Israel, dan akan ditulis dalam memorial kita untuk generasi mendatang,” katanya.

Kemarahan

Sejak pagi hari, Senin (14/05), ribuan warga Palestina menggelar unjuk rasa di beberapa titik di Palestina. Mereka menolak peresmian dan pembukaan Kedubes AS di Al-Quds tersebut.

Selain itu, unjuk rasa juga bertujuan menghidupkan 70 Tahun Nakbah di mana pendudukan Israel dan pengusiran Palestina dimulai. Puluhan Palestina gugur dan ribuan lainnya terluka dalam aksi tersebut.

Koresponden Aljazeera melaporkan, ratusan massa dari Al-Quds merangsek ke kawasan Kedubes AS yang baru diresmikan. Secara langsung polisi zionis kemuudian mencegat mereka dan memaksa agar memasuki jalan samping. Tak lupa alat demonstrasi juga disita dari tangan massa. (whc/dakwatuna)

Baca juga:

Pemindahan Kedubes AS; Mobilisasi Israel dan Kemarahan Palestina

Sebut Zionisme Proyek Penjajahan, Rabbi Yahudi Ini Tegaskan Yerusalem Ibu Kota Palestina

Warga Palestina Bersiap Peringati 70 Tahun Nakbah

Jelang Peresmian Kedubes AS di Al-Quds, Zionis Israel Perketat Keamanan

Erdogan: Sejarah Tak Akan Ampuni Penindasan Terhadap Rakyat Palestina

Puluhan Warga Palestina Gugur Terkena Peluru Pasukan Israel

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Penangkapan Dai dan Masyayikh di Saudi Berlanjut

Organization