Home / Berita / Internasional / Asia / Dua Terduga Pembunuh Ilmuwan Palestina Masih Berada di Malaysia

Dua Terduga Pembunuh Ilmuwan Palestina Masih Berada di Malaysia

Polisi Malaysia menyebut dua pelaku masih di Malaysia. (Aljazeera)

dakwatuna.com – Kuala Lumpur. Kepolisian Malaysia meyakini dua terduga pembunuh ilmuwan Palestina masih berada di Malaysia. Sementara Kepolisian Kuala Lumpur menyatakan, pihaknya telah mendapat foto asli dua pelaku tersebut yang diduga masuk ke Malaysia pada bulan Januari lalu.

Pejabat Kepolisian Malaysia, Fauzi Harun mengatakan, dua terduga pelaku pembunuhan Al Batsh masih di Malaysia. Namun pihaknya belum bisa memastikan identitas dan dari mana mereka berasal.

Dilansir Aljazeera, Rabu (25/04/2018), Fauzi menambahkan, kedua terduga pembunuhan diyakini menggunakan identitas palsu. Namun belum dipastikan juga apakah itu digunakan saat masuk Malaysia atau saat berada di sana.

Selain itu, Kepolisian juga mengaku telah mendapat foto asli kedua terduga pembunuh Fadi Al Batsh Asy-Syahid. Sementara keduanya juga diyakini masuk ke Malaysia pada bulan Januari lalu.

Sebelumnya, Kepolisian Negeri Jiran itu juga telah merilis sketsa wajah dua orang yang diduga pembunuh Al Batsh. Sketsa itu diperoleh dari ciri-ciri yang disebutkan saksi mata saat pembunuhan terjadi.

Fadi Muhammad Al Batsh adalah ilmuwan asal Palestina yang tinggal di Kuala Lumpur Malaysia. Ia tewas setelah ditembak dua orang tak dikenal saat berangkat ke masjid guna menunaikan shalat subuh.

Beberapa saat lalu, Kepolisian Malaysia juga menyebut telah menemukan sepeda motor yang dikendarai pelaku saat menjalankan aksinya. Menurut Fauzi Harun, sepeda motor itu ditemukan di sebuah pasar beberapa kilometer dari tempat kejadian. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Banyak Warga Mesir Tak Bisa Pergi Haji, Mengapa?

Organization