Home / Berita / Internasional / Asia / Malaysia Isyaratkan Keterlibatan Israel dalam Pembunuhan Ilmuwan Palestina

Malaysia Isyaratkan Keterlibatan Israel dalam Pembunuhan Ilmuwan Palestina

Ilmuwan Palestina ditembak di Malaysia. (Aljazeera)

dakwatuna.com – Kuala Lumpur. Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, mengisyaratkan keterlibatan Israel dalam pembunuhan ilmuwan Palestina, Fadi Muhammad Al Batsh.

“Ada negara di Timur Tengah yang siap melakukan apa saja untuk membunuh potensi dan kemampuan rakyat Palestina,” kata Hamidi kepada wartawan, seperti dilansir Aljazeera, Selasa (24/04/2018).

Dalam pernyataannya itu, memang Hamidi tidak menyebut secara jelas nama Israel. Namun ia menyebut tujuan dari tindakan pembunuhan yang ia maksud adalah “Untuk mencegah intifadha baru melawan penjajahan.”

Di hadapan wartawan, Hamidi juga menyatakan hingga saat ini belum mampu menangkap pelaku. Namun, harapannya untuk menangkap pelaku sangat besar.

Menurut Hamidi, agen asing menggunakan paspor dari negara-negara yang punya hubungan diplomatik dengan Malaysia untuk menjalankan misi tersebut.

Sementara itu, Kepolisian Malaysia juga telah meningkatkan langkah-langkah keamanan di perbatasan dalam rangka memburu pelaku. Sementara kepala polisi Fawzi Harun menyatakan, pihaknya belum punya bukti yang menyebut Al Batsh terlibat dalam pembuatan rudal dan perlengkapan militer lainnya.

Di saat yang sama, saudara laki-laki Al Batsh, Rami, dikabarkan telah tiba di Kuala Lumpur. Kepada awak media ia berharap kepolisian Malaysia dapat segera menangkap pelaku. Ia juga mengaku terus menjalin komunikasi perihal pemulangan jenazah saudaranya itu ke Gaza.

Menurut Rami, jenazah Al Batsh akan segera dipulangkan ke Palestina setelah semua prosedur di Malaysia selesai. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Iran Disebut Masih Jadi Ancaman Utama Amerika Serikat