Home / Berita / Internasional / Eropa / Anggota Parlemen Inggris: Presiden Mursi Hadapi Risiko Kematian Dini

Anggota Parlemen Inggris: Presiden Mursi Hadapi Risiko Kematian Dini

Mursi di pengadilan rezim kudeta Mesir. (islammemo.cc)

dakwatuna.com – London. Sebuah laporan di Inggris menyebutkan Presiden Terkudeta Mesir, Muhammad Mursi, berisiko mengalami kematian dini. Hal ini terjadi apabila pelayanan terhadapnya di dalam penjara tidak segera dibenahi.

Dilansir Aljazeera.net, Kamis (05/04/2018), laporan tersebut dirilis oleh tiga orang anggota parlemen Inggris. Mereka adalah Crispin Blunt, Edward Faulks dan DR. Paul Williams. Edward Faulks juga diketahui sebagai salah seorang penasihat kerajaan Inggris.

Penilaian ketiganya, didasari pada laporan kesehatan Mursi yang disebut tengah menderita diabetes. Tak hanya itu, Mursi disebut kehilangan penglihatan pada mata kirinya.

Bahkan dalam kehadirannya terakhir kali di persidangan beberapa waktu lalu, Mursi dikabarkan jatuh pingsan.

Laporan tiga anggota Parlemen Inggris itu dimuat di The Independent. Ketiganya sama-sama menyatakan kekhawatiran mereka mengenai kondisi kesehatan presiden pertama yang terpilih secara demokratis di Mesir itu.

Presiden Mursi, imbuh mereka, bukan tahanan biasa dan kondisi penahanannya menjadi perhatian di seantero Mesir, termasuk pemimpin kudeta Abdul Fatah As-Sisi sendiri

Menurut mereka bertiga, Mursi ditahan di penjara Tora yang terkenal buruk pelayanannya. Ratusan laporan terkait kekejaman di dalam penjara ini sudah banyak tersebar.

Lebih lanjut, mereka mengatakan, penyakit diabetes yang diderita Mursi memang mudah dipantau dengan perawatan medis sederhana dan nutrisi yang tepat. Namun, apabila pelayanan tersebut tidak diberikan, maka hal buruk tengah mengancam sang Presiden.

Mereka juga berharap diberi izin oleh rezim Mesir untuk dapat mengunjungi Mursi guna melihat langsung kondisinya. Permintaan terkait hal ini sudah dilayangkan, namun belum ada tanggapan dari rezim di Mesir.

Terlepas dari semua upaya yang dilakukan para anggota parlemen Inggris tersebut, hingga saat ini rezim Mesir juga belum mengeluarkan pernyataan resmi yang membantah temuan mereka soal kondisi Mursi.

Tak cukup di situ, mereka bertiga juga memperingatkan risiko gagal hati yang mungkin menimpa Mursi. Disinyalir, penahanan Mursi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Bahkan kuat dugaan Mursi juga menerima siksaan.

Ini salah satu faktor munculnya risiko kematian dini tersebut, di samping juga pelayanan kesehatan yang minim.

Ketiga anggota parlemen Inggris itu juga mengingatkan bahwa telah tiba waktu bagi As-Sisi untuk berpihak pada kepentingan seluruh rakyat Mesir. Mereka juga menyeru agar As-Sisi mulai memberlakukan hukum sesuai nilai yang berlaku secara internasional. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...

Tentang

Avatar

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization