Home / Berita / Internasional / Asia / Setelah Bom Paris, Partai Radikal Kanan Menuntut Larangan Pengungsi ke Perancis

Setelah Bom Paris, Partai Radikal Kanan Menuntut Larangan Pengungsi ke Perancis

Pengungsi dari Timur Tengah ke Eropa (islammemo.cc)
Pengungsi dari Timur Tengah ke Eropa (islammemo.cc)

dakwatuna.com – Perancis. Sebuah partai politik sayap kanan Perancis menuntut dikeluarkannya larangan masuknya pengungsi Arab dan Muslim ke negara itu setelah serangan bom yang menewaskan seratusan orang pada Jumat kemarin (13/11/2015).

Partai Front National dalam rilisnya Senin kemarin (16/11/2015) menyatakan bahwa setiap harinya ratusan pengungsi datang ke Eropa. Salah satu pelaku teror merupakan pengungsi yang masuk ke Yunani pada September 2015 lalu.

Lebih jauh disebutkan ada kemungkinan sejumlah besar teroris yang masuk bersama para pengungsi lain, sehingga pemerintah harus tegas menghentikan arus pengungsi ke Eropa.

Sebanyak 132 orang tewas akibat bom bunuh diri pada Jumat kemarin di Paris (yang diklaim sebagai aksinya oleh ISIS), selain sebanyak 349 orang menderita luka-luka.

Sebagaimana biasanya, partai-partai radikal kanan akan menyudutkan dan menyerang Islam dan umat Islam setelah peristiwa tersebut untuk menumbuh-suburkan islamophobia di kalangan pendukungnya. (rem/dakwatuna)

Sumber: Islam Memo

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Rekonsiliasi Tidak Gratis, Israel Jamin Keamanan Arab Terhadap Ancaman Iran

Organization