Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Erdogan-Putin Hadiri Peletakan Batu Pertama Proyek Pembangkit Nuklir

Erdogan-Putin Hadiri Peletakan Batu Pertama Proyek Pembangkit Nuklir

Akkuyu menjadi pembangkit nuklir pertama di Turki. (aa.com.tr/ar)

dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan bersama Presiden Rusia Vladimir Putin akan menghadiri peletakan batu pertama proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Akkuyu, Selasa (03/04/2018)

Dilansir aa.com.tr/ar, hal ini disampaikan Erdogan melalui akun twitter resminya pada Senin (02/04) kemarin. “Besok kami bersama sahabatku Presiden Rusia akan meletakkan batu pondasi proyek PLTN Akkuyu,” tulis Erdogan.

Menurut Erdogan proyek ini berskala besar dan menjadi langkah penting bagi hubungan Turki-Rusia. Katanya, “Proyek ini menjadi investasi besar dengan nilai sebesar 20 Miliar Dolar AS, serta menjadi langkah penting bagi Turki dan masa depan hubungannya dengan Rusia.”

Pada Desember 2010 lalu, Turki dan Rusia menekan kesepakatan kerja sama pembangunan PLTN Akkuyu di kota Mersin. Proyek dengann nilai mencapai 20 Miliar Dolar AS ini diharapkan turut berkontribusi dalam memperkuat keamanan Turki dan menciptakan peluang kerja baru. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansı Arabıc

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Figure
Organization