Home / Berita / Internasional / Asia / Presiden Prancis Desak Raja Salman Cabut Blokade atas Yaman

Presiden Prancis Desak Raja Salman Cabut Blokade atas Yaman

Presiden Prancis (kanan) dan Raja Salman bin Abdulaziz (kiri). (Aljazeera.net)

dakwatuna.com – Paris. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyeru Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, untuk mencabut blokade atas Yaman. Menurut Macron, hal itu akan mempermudah pendistribusian bantuan kemanusiaan dan perdagangan untuk masuk ke negara tersebut.

Dilansir Aljazeera.net, Macron disebut menghubungi Raja Salman melalui saluran telepon, Rabu (27/12/2017) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Macron menyampaikan keprihatinannya secara mendalam terhadap bencana kemanusiaan yang terjadi di Yaman.

Selain itu, Macron juga menyampikan pada Raja Salman terkait satu-satunya jalan keluar atas krisis yang terjadi. Menurutnya, krisis hanya bisa diselesaikan melalui penyamaan perspektif politik dan itu melalui meja perundingan.

Sementara Jurnalis Aljazeera di Paris, Mohamed Bakkali melaporkan, tuntutan Macron pada Raja Salman tersebut karena ada perubahan dari sikap Prancis. Menurutnya, Prancis menyeru penyelesaian secara politik dan menghentikan situasi kemanusiaan yang ada di Yaman saat ini.

Sebelumnya, Kemenlu Prancis juga telah mengumumkan sikap tersebut. Bahkan mereka menegaskan penyelesaian atas krisis Yaman hanya bisa dilakukan secara politis.

Bakkali menambahkan, beberapa fakta menyedihkan di Yaman menjadi latar belakang sikap Prancis itu. Seperti banyak diwartakan, kondisi kemanusiaan di Yaman sangat memprihatinkan. Kelaparan merajalela, wabah kolera meluas hingga jutaa rakyat memerlukan bantuan dan perlindungan di sana.

Senada dengan Prancis, Presiden AS Donald Trump sebelumnya juga telah menyinggung soal Yaman. Disebutkan, dirinya memerintahkan pejabat AS terkait untuk memaksa Saudi agar mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Yaman. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan Hadiri Peringatan 745 Tahun Kematian Jalaluddin Rumi

Organization