Home / Berita / Internasional / Asia / Erdogan Persilahkan Dubes AS Angkat Kaki dari Turki

Erdogan Persilahkan Dubes AS Angkat Kaki dari Turki

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (arabi21.com)

dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, negaranya tidak mengakui keberadaan Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS). Menurutnya, Dubes harus pergi dari Turki jika AS memutuskan pembekuan visa paspor.

Dilansir dari Aljazeera.net, Rabu (11/10/2017), hal itu disampaikan Erdogan saat menggelar konferensi pers bersama Presiden Serbia, Alexsandar Vucic di Beograd. Dalam kesempatan itu, Erdogan mengecam krisis pembekuan visa paspor antara Turki dan AS. Bahkan, jika Dubes AS di Ankara termasuk dalam polemik itu, maka ia harus meninggalkan Turki, tambahnya.

Presiden Turki itu juga menegaskan, para pejabat Turki tidak mengakui keberadaan Dubes AS di Ankara. Menurut Erdogan, Dubes juga hendak bertemu dengannya namun ditolak.

Erdogan bahkan menyebut Dubes AS sebagai mata-mata. Menurutnya, mata-mata seperti itu tidak mungkin dibiarkan bekerja di negara Turki.

Sebelumnya, Ahad (08/10) lalu kedutaan Turki di Washington membekukan layanan visa paspor. Hal ini sebagai respon atas tindakan serupa yang dilakukan kedutaan AS di Ankara. Bahkan pernyataan pihak Turki sama persis dengan pernyataan pihak AS, hanya diubah nama tempatnya saja.

Lebih lanjut, pihak Peradilan Turki juga memerintahkan penangkapan terhadap pegawai konsulat AS di Istanbul. Jaksa Penuntut menyebut perintah penangkapan datang setelah adanya kesaksian dari pegawai pertama yang ditangkap, dengan tuduhan melakukan aksi mata-mata. (whc/dakwatuna)

Sumber: Al-Jazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Penangkapan Dai dan Masyayikh di Saudi Berlanjut

Organization