Home / Berita / Internasional / Asia / AS: Tidak Mungkin Kami Perangi ISIS Tanpa Turki

AS: Tidak Mungkin Kami Perangi ISIS Tanpa Turki

Wakil AS di Koalisi Internasional Memerangi ISIS, Brett McGurk. (aa.com.tr)

dakwatuna.com – Washington. Brett McGurk, Wakil Amerika Serikat di Koalisi Internasional Memerangi ISIS menegaskan, Turki merupakan mitra penting bagi negaranya. “Turki merupakan mitra penting dalam memerangi ISIS, dan kami tidak mungkin mengalahkan ISIS tanpa Turki,” tegasnya, Jumat (19/05/2017).

Pernyataan itu ia lontarkan dalam konferensi pers yang digelar bersama Menteri Luar Negeri AS, James Mattis, dan Kepala Staf, Joseph Dunford di Markas Besar Departemen Pertahanan AS, Pentagon.

McGurk juga mengatakan, “Turki merupakan negara kedua yang paling banyak aku kunjungi setelah Irak, sejak ditunjuk untuk posisi di Koalisi.”

“Secara khusus, AS bekerja sama dengan Turki untuk memerangi ISIS dan krisis Suriah. Secara khusus juga operasi militer di Riqqah, dan mengembalikan stabilitas setelahnya. Dua hal itu memerlukan koordinasi yang erat dengan Turki,” katanya lagi.

Sebelumnya, juru bicara kantor kepresidenan Turki menegaskan, negaranya tidak akan ikut serta dalam operasi pembebasan Riqqah dari kontrol ISIS, jika AS juga mengikutsertakan milisi Kurdi Suriah, YPK.

Hubungan Turki dan AS kembali memanas pasca keputusan Presiden Trump untuk mempersenjatai milisi Kurdi Suriah. Pihak Ankara menyebutkan, milisi Kurdi Suriah merupakan sayap militer Partai Pekerja Kurdi (PKK), yang telah dicap teroris oleh pemerintah Turki. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansı

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Dari Maroko, Khaled Misy’al Tetapkan Tiga Langkah Hadapi Klaim Trump