Home / Berita / Internasional / Afrika / Mursyid ‘Am Ikhwanul Muslimin: Ini Pengadilan Balas Dendam

Mursyid ‘Am Ikhwanul Muslimin: Ini Pengadilan Balas Dendam

Muryid ‘Am IM dalam sebuah persidang di pengadilan rezim kudeta. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Kairo. Pimpinan tertinggi Ikhwanul Muslimin (IM) di Mesir, Muhammad Badi membantah tuduhan terhadap dirinya sebagai penghasut kekerasan. Mursyid IM ini kemudian menyebut tuduhan tersebut sebagai bentuk balas dendam terhadap dirinya dan jamaah yang ia pimpin, seperti dikutip Aljazeera.net, Kamis (10/8/2017).

Pernyataan ini disampaikan Badi dalam sesi pertimbangan pengadilan pidana yang digelar di institut kepolisian di Turrah, selatan Kairo.

Persidangan dari rezim kudeta ini dilakukan terhadap Badi dan 92 orang lainnya terkait kasus “Bani Suef” yang terjadi pada tahun 2013. Kasus ini akan diputuskan pada tanggal 28 September mendatang.

Dalam sidangnya, Badi mengatakan, “Apa yang menimpa saya adalah bentuk balas dendam, dan setiap tuduhan yang ditimpakan tidak memiliki bukti apapun.”

Mursyid Ikhwanul Muslimin ini ditangkap rezim kudeta pada bulan Agustus 2013 lalu, dengan beragam tuduhan terkait profokator untuk melakukan kekerasan. Badi yang kini berusia 72 tahun menolak setiap tuduhan yang disangkakan kepadanya.

Badi menjelaskan saat ini ia dituduh terlibat dalam 48 kasus pidana, padahal Ikhwanul Muslimin selama ini selalu bergerak melakukan perbaikan untuk bangsa Mesir. Sekalipun begitu, tetap saja kantornya dibakar. Termasuk kantor sayap politik Ikhwanul Muslimin, Partai Kebebasan dan Keadilan. Partai itu sendiri menjadi target pelenyapan paska terjadinya kudeta berdarah terhadap presiden Muhammad Mursi.

Disamping itu, Badi saat ini telah mengajukan gugatan ke pengadilan, terkait kasus pembunuhan putranya bernama Amar, yang gugur ditembak dalam peristiwa Ramsis, Agustus 2013 lalu. Namun pengajuan tersebut tidak mendapat respon sama sekali hingga sekarang. (msy/dakwatuna)

 

Advertisements

Redaktur: Muh. Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Wakil Direktur Studi Informasi Alam Islami (SINAI) Mesir 2008

Lihat Juga

Empat Negara Ini Putuskan Hubungan dengan Qatar