Topic
Home / Berita / Nasional / Blokir Situs Islam, Menkominfo: Saya Islam, Pengurus Masjid Juga, Saya Mohon Maaf

Blokir Situs Islam, Menkominfo: Saya Islam, Pengurus Masjid Juga, Saya Mohon Maaf

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. (liputanindonesianews.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memohon maaf kepada umat Islam atas pemblokiran 11 Situs Islam yang dinilai bermuatan negatif.

Rudi mengatakan bahwa tidak ada niat darinya untuk memblokir situs Islam. Namun, situs -situs yang diblokir pihaknya tersebut hanya fokus kepada konten yang dianggap tidak layak.

Bahkan, menurut dia, yang diblokir Kemenkominfo bukan hanya situs, tapi juga akun media sosial. Karena itu, ia menegaskan, pemblokiran itu bukan berbicara mengenai agama tertentu, melainkan murni karena kontennya.

”Staf saya baru, tapi kejebak dengan framing ini. Saya Islam, pengurus masjid juga. Saya mohon maaf kepada orang yang beragama Islam, tidak ada maksud seperti itu,” kata Rudiantara, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017), dilansir republika.co.id

Rudiantara juga menyampaikan bahwa permintaan maafnya hanya ingin situasi tenang, teduh, konten dari situs yang ada juga baik, dan tidak ingin diadu-adu.

Ia menilai, lebih baik fokus kepada pemberdayaan masyarakat dan komunitas untuk menangani isu hoax atau berita bohong. Hal itu untuk melakukan pembatasan akses kepada dunia maya.

”Kalau memang harus diblok, kami fokus bukan kepada siapa yang punya atau mengelola,” kata dia.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informastika (Kemkominfo) kembali memblokir 11 situs Islam yang dianggap mengandung konten negatif.

“Sebelas situs yang diblokir ini merupakan hasil pantauan dari sekitar 200 situs maupun media online yang diyakini bermuatan negatif,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Humas Kominfo Noor Iza, Selasa (3/1/2017).

(baca: Pemerintah Blokir 11 Situs Islam yang Dianggap Mengandung Konten Negatif)

Noor Iza mengatakan, sembilan situs diblokir karena mengandung konten negatif seperti ujaran kebencian, fitnah, provokasi, SARA, hingga penghinaan simbol negara.

Hingga hari ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah membuka lima dari 11 situs yang sebelumnya diblokir oleh lembaga tersebut. Kelimanya adalah Islampos.com, Voa-islam.com, Suaranews.com, Nahimunkar.com, dan Kiblat.net.

“Ada lima yang sudah dibuka,” kata Dirjen Aplikasi Informatika Kemekominfo, Samuel Abrijani Pangarepan, dikutip dari republika.co.id

Ia menjelaskan, dari 11 situs yang diblokir, hanya lima yang mengajukan kesediaannya untuk memperbaiki konten. Kemkominfo menilai, perbaikan konten dari lima situs itu telah sesuai dengan perundang-undangan yang ada. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization