Home / Berita / Nasional / Imigrasi Tangkap Ratusan WN Tiongkok Tanpa Paspor

Imigrasi Tangkap Ratusan WN Tiongkok Tanpa Paspor

Ilustrai – kompas.com

dakwatuna.com – Malang.  Ratusan WN Asal Tiongkok ditangkap petugas Imigrasi Malang disalah satu hotel di Kota Malang. Ternyata dari 143 WN Tiongkok yang terdiri 139 laki-laki dan empat perempuan ini tidak satupun memiliki dokumen berupa paspor.

Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka langsung dibawa ke Kantor Imigrasi Tanjung Perak Surabaya.

”Kami dapat informasi bahwa ada segerombolan warga negara asing (WNA) datang dalam jumlah banyak dan menginap di salah satu hotel di Malang. Dari info itulah, kami langsung bertindak,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang Novianto , Kamis (29/12/2016) dikutip dari jpnn.com

Ketika diperiksa petugas, tidak ada satu pun dari mereka yang membawa paspor. Dari pengakuannya, mereka memang datang dari Tiongkok untuk dipekerjakan di sejumlah perusahaan (pabrik).

”Informasi dari Kanim Tanjung Perak Surabaya, mereka bawa paspor kunjungan, bukan paspor bekerja,” papar Toton, sapaan akrab Novianto.

Toton menambahkan, kalau alasan yang disampaikan ke petugas imigrasi, mereka datang ke Kota Malang hanya untuk jalan-jalan saja. Rencananya selama tiga hari.

Namun, petugas imigrasi tidak mau ambil risiko. Apalagi isu soal pekerja asal Tiongkok ini sedang sensitif. Khawatirnya terjadi penolakan dari warga Kota Malang dengan kehadiran tenaga kerja dari Tiongkok ini.

Karena itu, dia harus mengamankan mereka ke Kantor Imigrasi Tanjung Perak Surabaya yang selama ini mengawasinya.

”Kami memberikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut membantu tim pengawasan orang asing kami untuk melakukan penindakan agar tidak menimbulkan persepsi yang tidak-tidak. Kan menyalahi aturan kalau berkunjung tidak ada paspor, nanti menimbulkan keresahan,” tandasnya.

Baru-baru ini beredar informasi yang menyebutkan bahwa Indonesia diserbu oleh 10 ribu TKA asal Cina. Hal tersebut telah dibantah oleh  Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly.

Menurut Yasonna, informasi yang beredar tersebut sebagai berita bohon atau hoax, enurut Yasonna, keseluruhan jumlah TKA asal Cina di Indonesia yakni sekitar 20 ribuan atau jauh di bawah angka yang tersebar luas di masyarakat. (baca: Menkumham Sebut Serbuan 10 Juta TKA Asal Cina Hoax, DPR Minta Pemerintah Cari Solusi)

“Yang buat informasi 10 juta kita diserbu TKA Cina, itu hoax! Itu kan sudah dibilang Menkominfo sudah ketahuan siapa yang blow up, sekarang banyak yang hoax-hoax,” ujar Yasonna di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Kesaksian Warga Desa Kamboja Hempaskan Megaproyek Cina (Bagian 1)

Organization