Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Sajak Penarik Becak

Sajak Penarik Becak

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (jr-photos.com)
Ilustrasi (jr-photos.com)

dakwatuna.com

Adzan dzuhur membisik ramai

Di Kudus beratus pengembara berlalu lalang

Saat rumah nan suci memanggil

Dalam alunan mesra untuk abdi-abdi-Nya

 

Dua becak masuk berdampingan

Di halaman masjid Kudus yang sepi ditelan keriuhan

Turun sepasang penarik becak dengan bungkusan

Sarung dan peci menuju Tuhan

Duh Gusti..

Merekalah abdi-Mu yang perkasa

Di kepalan mereka dunia pun tak berdaya

About these ads

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 7,80 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lahir di Sukabumi, Menyukai membaca, menulis dan bercerita. Mengajar sebagai guru di Sekolah Penghafal Al-Quran di Lebak Bulus.

Lihat Juga

Raeni, Wisudawan Terbaik yang Diantar Ayahnya dengan Becak