Home / Berita / Nasional / Koalisi Gerindra-Golkar adalah Hasil Istikharah Petinggi Partai

Koalisi Gerindra-Golkar adalah Hasil Istikharah Petinggi Partai

Aburizal Bakrie (Golkar) dan Prabowo Subianto (Gerindra) - (viva.co.id)
Aburizal Bakrie (Golkar) dan Prabowo Subianto (Gerindra) – (viva.co.id)

dakwatuna.com – Jakarta. Setelah melalui proses yang cukup panjang dan alot, Golkar akhirnya menetapkan untuk bermitra dengan Gerinda dalam Pilpres 2014.

Keputusan untuk bergabung dalam koalisi besar yang digagas Gerindra memang bukan keputusan yang mudah, mengingat perolehan suara Golkar lebih besar dari pada Gerindra.

Kedua pemimpin partai, Aburizal Bakrie (Golkar) dan Prabowo Subianto (Gerindra), mengaku melakukan ibadah sebelum keputusan koalisi terjadi.

Ical, panggilan akrab Aburizal mengatakan, ia melakukan ibadah shalat istikharah sebelum menetapkan keputusan koalisi. Hal ini disampaikan Ical kepada Prabowo.

”Semalam saya bilang (Prabowo) saya mau shalat istikharah dan tahajjud dahulu untuk keputusan besok,” kata dia, Senin (19/5).

Setelah Ical mengatakan hal demikian ke Prabowo, Prabowo langsung melakukan shalat istikharah juga. Dari istikharah inilah petunjuk didapatkan oleh ARB.

Ia yakin dengan duet Prabowo – Hatta, akan membawa Indonesia ke jalan yang lebih baik.  ”Ini pasangan didukung oleh Golkar, petunjuk Allah, dan sesuai mandat Golkar. Pasangan ini akan membawa Indonesia lebih baik,” kata dia.  (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Pemilihan Kepala Daerah di DKI Jakarta akan digelar pada 15 Februari 2017. (suarapemilih.com)

Didukung Tiga Parpol, Pengamat: Satu Saja Menarik diri, Ahok Tamat