Home / Berita / Internasional / Afrika / Pengamat: Mesir Penyebab Utama Penarikan Dubes Tiga Negara Teluk dari Qatar

Pengamat: Mesir Penyebab Utama Penarikan Dubes Tiga Negara Teluk dari Qatar

Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad (ilustrasi-paltimes)
Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad (ilustrasi-paltimes)

dakwatuna.com – Qatar. Pengamat politik Arab, Wadhah Khanfar, menyatakan bahwa penyebab utama dari penarikan dubes tiga negara Teluk (Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab) dari Qatar adalah Mesir.

Menurutnya, Menlu Arab Saudi Suud Al-Faishal sebelumnya telah meminta Qatar agar mendukung pemerintah kudeta di Mesir dan menghentikan dukungannya terhadap Ikhwanul Muslimin.

Sementara isu tentang penyebab penarikan Dubes Arab Saudi dari negara tersebut adalah dukungan Qatar terhadap gerakan oposisi di Arab Saudi, Al-Hawariyun, dinilai Khanfar tidaklah benar.

Langkah penarikan dubes-dubes dari tiga negara tersebut disebabkan oleh kegagalan Suud Al-Faishal untuk meyakinkan negara-negara Teluk lainnya (Kuwait dan Kesultanan Oman) untuk menghukum dan mengeluarkan Qatar dari Organisasi Kerja Sama Negara-negara Teluk (Majlis At-Ta’awun Al-Khalijy) karena dukungannya terhadap Ikhwanul Muslimin.

Khanfar menegaskan bahwa langkah penarikan tersebut menunjukkan bahwa negara-negara pendukung kudeta militer di Mesir dalam keadaan marah dan tidak terkontrol disebabkan tidak mulusnya kelanjutan perencanaan kudeta militer di Mesir.

Mereka berkeyakinan bahwa jika berhasil membungkam dan menekan Qatar maka situasi di Mesir akan kembali pulih dan stabil di bawah pemerintahan kudeta. (paltimes/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Nelayan Palestina ditangkap penjajah Israel. (islammemo.cc)

Mesir Tangkapi Nelayan Palestina dan Menyerahkannya ke Israel