Home / Berita / Internasional / Asia / “Tiga Target Utama Aksi Global March to Jerusalem Tercapai”

“Tiga Target Utama Aksi Global March to Jerusalem Tercapai”

Muslimah dari berbagai negara yang ikut dalam aksi GMJ. (Bunda Athira)

dakwatuna.comPenyelenggara aksi Global March to Jerusalem (GMJ) menyatakan bahwa mereka berhasil mencapai sebagian besar target aksi tersebut.

GMJ adalah aksi solidaritas berskala internasional sebagai bentuk solidaritas masyarakat dari berbagai negara terhadap Palestina dan kota Yerusalem yang terancam dibawah penjajahan dan penindasan rezim zionis Israel.

Aksi yang digelar bertepatan dengan Hari Tanah Palestina itu, melibatkan puluhan ribu aktivis kemanusiaan dari sekira 80 negara, yang melakukan pawai damai dari beberapa titik antara lain negara Lebanon dan Yordani menuju perbatasan negara itu dengan wilayah Palestina.

Aksi tersebut sempat membuat rezim zionis Israel ketar-ketir. Pada hari pelaksanaan, Israel mengerahkan pasukan militer dan polisinya untuk berjaga-jaga di perbatasan, dan menutup total wilayah Tepi Barat selama satu hari penuh.

Kordinator Umum GMJ di Yordania, Ribhi Halloum mengatakan bahwa panitia GMJ menargetkan tiga hal utama yang harus dicapai dari aksi tersebut. Target pertama, meletakkan dasar-dasar yang kuat bagi kegiatan GMJ selanjutnya. Aksi GMJ sendiri kata Halloum, dilaksanakan dalam dua kegiatan, yaitu pawai damai ke perbatasan dan aksi duduk diam yang digelar di negara-negara yang berbatasan dengan Palestina, antara lain Yordania, Lebanon, Suriah dan Mesir.

Target kedua GMJ adalah aksi-aksi unjuk rasa dan konfrontasi berhadap-hadapan dengan Israel sebagai entitas penjajah di Palestina. Aksi ini lebih ditekankan di dalam wilayah Palestina, untuk membuktikan bahwa rakyat Palestina masih ada dan masih akan terus mempertahankan tanah airnya.

“Target kedua ini untuk terus mengkampanyekan bahwa Palestina bukan lagi urusan rakyat Palestina semata, tapi sudah menjadi persoalan global, dan ini terbukti dengan keikusertaan lebih dari 80 negara di seluruh dunia dalam aksi GMJ,” kata Halloum.

Target ketiga aksi GMJ adalah menunjukkan bahwa penjajah, dalam hal ini rezim Israel, seberapa lamapun rezim itu berusaha bertahan, pada akhirnya akan lenyap juga.

Penyelenggara GMJ tambah Halloum, tidak menitikberatkan pada berapa banyak peserta yang ikut dalam aksi pawai GMJ, tapi lebih menargetkan pada berapa negara yang ikut serta dalam aksi protes ini, karena akan merefleksikan dukungan dunia terhadap Palestina.

Menurut Halloum, untuk pertama kalinya di Yordania, lebih dari 57.000 warga Yordania berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Tanah Palestina.

Panitia aksi GMJ di wilayah Israel, Aghbariyya sepakat dengan pernyataan Halloum bahwa aksi GMJ pada hari Jumat kemarin sudah mencapai target dalam level internasional, maupun dalam negara-negara Arab. “Setelah ini, kami merencanakan untuk menggelar aksi serupa pada tanggal 15 Mei, dalam rangka memperingati Hari Nakba. Persiapan sedang dilakukan,” ujarnya.

Hari Nakba atau “Hari Bencana” adalah hari yang diperingati oleh rakyat Palestina untuk mengingat peristiwa pemusnahan lebih dari 500 desa Palestina, dan pengusiran lebih dari 700.000 warga Palestina oleh pasukan zionis Israel setelah deklarasi sepihak berdirinya negara ilegal Israel pada 15 Mei 1948. (aisyah/mn/knrp)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Supporter Indonesia membuat Aksi Atraktif dengan membentuk Koreo Bendera Palestina saat Laga Timnas dengan Malaysia, Selasa (

Kreasi Apik Bendera Palestina Iringi Laga Indonesia vs Malaysia