Home / Berita / Nasional / PKS Tetap Menolak Kenaikan BBM

PKS Tetap Menolak Kenaikan BBM

Sekjen PKS Anis Matta (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta mengaku tak mempermasalahkan keberadaan Wakil Presiden Boediono dalam rapat Sekretariat Gabungan (Setbag) pada Minggu malam kemarin.

Namun yang terpenting PKS menyakini jika sikapnya masih tetap menolak rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut.

“Saya kira, di Setgab pak Boediono yang pimpin tidak masalah dan sampai saat ini PKS masih bertahan (menolak kenaikan BBM),” ujar Anis disela-sela Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (6/3/2012).

Anis mengaku tak mengetahui apakah pada saat itu perwakilan partai koalisi sempat mempertanyakan posisi Boediono yang memimpin rapat Setgab. Sebab dalam undangan rapat itu PKS hanya mengutus perwakilan dari fraksi saja.

“Saya tidak hadir di rapat itu ya, itu fraksi yang hadir, tapi ini pembahasannya masih panjang, tidak bisa ditetapkan langsung, tapi PKS masih tetap berada di posisi menolak kenaikan BBM,” ungkapnya. (Ajat M Fajar/Inilah)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 7,45 out of 10)
Loading...Loading...
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pembakaran Masjid di Distrik Karubaga, Tolikara, Papua. (merkeda.com)

Berkaca Kasus Tolikara, Fungsi Intelijen di Papua Harus Diperkokoh

  • http://www.facebook.com/people/Zaini-Miftah/1380465996 Zaini Miftah

    di tempat saya udah lama premium Rp. 5.500 – Rp. 6.500 di eceran dan banyak…. SPBU sering kosong…. jadi kalo naik ngga ngaruh…. habis energi buat debat aja…

  • http://pulse.yahoo.com/_G2VSIJVXWSOL32TRSDAKTNYEWY sadar diri

    Teruskan penolakammu pks.. buat bung zaini, tolong perhatikan. sebelumnya harga minyak juga mencapai 20 ribu di batam dan juga papua. sekarang fikir! jika di jakarta jadi naik apa daerah lain tidak akan lebih merasakan akibatnya?