Home / Arsip Kata Kunci: rasul

Arsip Kata Kunci: rasul

Workshop Sirah Nabawiyah Angkatan II: “Jangan Mencontoh Rasul Sebatas yang Enak-Enak Saja”

Event Organizer For Us kembali menggelar Workshop Sirah Nabawiyah. Dihadiri 108 peserta, angkatan II Workshop Sirah kali ini kembali dilaksanakan di Aula Masjid al-Ghifari MMB IPB Bogor, Ahad (23/11/2014). Sebelumnya telah digelar Workshop Sirah Angkatan I di tempat yang sama pada akhir September lalu. Pada angkatan II ini hadir sebagai pemateri tiga ustadz yang pakar di bidang sirah; Ustadz Hepi Andi Bastoni, Ustadz Ahmad Musyaddad, dan Ustadz Sofyan Tsauri.

Baca selengkapnya »

Mendidik Ala Rasul

Seperti kita ketahui, tentang apa yang baik, tentang apa saja hal yang seharusnya kita kerjakan, telah dilakukan terlebih dahulu oleh Rasulullah SAW sebagai teladan kita. Ya, Rasulullah memang telah sengaja melakukan terlebih dahulu apa yang baik itu hingga para sahabat mengikuti apa yang dilakukan oleh nabi tersebut. Dan hal baik yang mereka contoh dari Rasulullah dan dilakukan berulang-ulang, maka hal ini pun akhirnya menjadi kebiasaan.

Baca selengkapnya »

Mengenal Rasul untuk Refleksi Diri

Mengenal rasul sejatinya adalah mengenal idola yang sudah dikenalkan Allah sejak jauh-jauh hari. Dipersiapkan-Nya agar dapat kita teladani. Sifat yang mulia, keshalihan yang sempurna, serta penghambaan yang luar biasa dipercontohkan oleh para rasul untuk kita ikuti. Tentu masih jauh diri ini dari sifat-sifat mulia mereka. Namun selalu menafakuri dan menghayati sejarah cerita mereka akan dapat membuka hati untuk memacu diri dalam meneladani. Jika terasa masih jauh dari meneladani para rasul, bisa jadi itu karena kita pun belum mengenal mereka. Maka kenalilah. Dengan mengenalnya, kita akan mempelajari sifat-sifatnya yang dapat senantiasa kita teladani dalam kehidupan sehari-hari.

Baca selengkapnya »

Jodoh Beda Harokah

Menikah lintas harokah, konon menjadi catatan tersendiri bagi masing-masing jama’ah. Yang satu merasa kecolongan kader, sementara yang lain merasa bertambah jama’ahnya. Benarkah? Bukan berarti pula menikah dengan seseorang dalam satu harokah hidupnya akan dipenuhi bunga-bunga. Ada konsekuensi untuk mendapatkan sesuatu yang diyakini sebagai cinta.

Baca selengkapnya »