Topic
Home / Konsultasi / Konsultasi Arsitektur / Bagaimana Membuat Rumah Islami Kecil Sesuai Sunah Nabi?

Bagaimana Membuat Rumah Islami Kecil Sesuai Sunah Nabi?

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Assalaamu ’alaikum wr wb

dakwatuna johan cilengsi desain 1 revisi - VIEW 1dakwatuna.com – Pak Andan yang saya hormati, saya memiliki tanah kecil di sudut jalan. Hanya 75 m2. Rencananya saya ingin membangun rumah 2 lantai dengan kebutuhan sebagai berikut:

Lantai 1 saya ingin ada 2 kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur + cucian di bawah lantai, parkir motor dan mobil serta 1 kamar mandi.

Untuk lantai atas saya ingin ada 1 kamar tidur, ruang yang cukup besar untuk pengajian, cuci jemur, dan gudang serta kamar mandi.

Pak Andan, saya ingin membuat rumah sesuai sunah nabi. Jika ada tamu tidak saling mengganggu privacy. Jika ada pengajian juga dapat mudah masuknya. Hingga keluarga tidak terganggu, namun aktivitas dakwah juga dapat berjalan dengan baik.

Demikian pertanyaannya. Terima kasih sekali atas tanggapannya. Dan jika ada waktu Pak Andan silahkan berkunjung ke tanah kami tersebut.

Semoga jawaban Pak Andan bisa bermanfaat. Jazakallah khoir.

Wassalaamu ’alaikum wr wb

Johan – Cileungsi

Wa’alaikum salam wr wb

Pak Johan di Cileungsi dan segenap netters dakwatuna di manapun Anda berada. Semoga silaturahim kita di bulan Ramadhan ini diberkahi Allah. Semoga puasa kita di terima Allah, hingga menjadi tabungan kebaikan di akhirat kelak.

Netters sekalian, akhir – akhir ini memang kebutuhan desain rumah islami meningkat. Seiring dengan meningkatnya pemahaman kita akan agama kita yang kita cintai ini. Namun semangat membentuk rumah muslim sejati tentu harus diiringi oleh ilmu yang sesuai dengan kaidah arsitektur dan nilai agama kita.

Pak Johan, tanah yang ada memang kecil, karena di bawah 100 m2. Di tambah lagi bentuknya yang miring. Hal ini akan membuat beberapa sisi bangunan tidak optimal. Untuk itu desain nya harus benar – benar efektif. Hingga seluruh keinginan masih dapat terwujud.

Teori pertama yang saya terapkan adalah meletakkan carport melintang di depan. Hingga sisi muka yang memang harus terbuka dapat dimanfaatkan secara optimal. Carport bisa masuk mobil sebesar Toyota Innova. Masih pula di tambah kursi tamu kecil.

Teori kedua adalah memanfaatkan lahan miring. Area ini saya letakkan tangga, dapur, taman kecil dan ruang parkir motor di belakang. Pola ruang ini masih bisa memanfaatkan bentuk miring. Karena ruang ini bukan berupa kamar tidur yang harus mengatur tempat tidur dan segenap perlengkapannya.

Nah, dengan 2 kunci teori ini saya bisa melanjutkan desain dengan leluasa. Meraih ruang demi ruang dengan optimal. Mengatur sirkulasi hawa dengan baik. Dan memisahkan zona area sesuai kebutuhannya masing – masing.

Ruang keluarga dapat berubah fungsi menjadi ruang tamu, dengan meletakkan tirai pembatas yang memisahkannya dengan ruang makan. Tangga di depan juga ada maksudnya. Jika ada pengajian di lantai 2, maka kita dapat meletakkan tirai pembatas di anak tangga bagian depan. Hingga saat tamu pengajian datang ke atas, mereka tidak melihat bagian dalam rumah.

Ruang pengajian di atas saya buat lapang dan lega. Dengan bantuan void di kiri dan kanan bangunan, maka rumah menjadi segar. Void adalah lubang yang menghubungi antara lantai 1 dan lantai 2. Hingga komunikasi atas dan bawah tidak terputus. Akses inilah yang dapat dimanfaatkan untuk memasukkan sirkulasi hawa dan cahaya dengan baik.

Cuci jemur ada belakang. Karena sisi barat ada di belakang, hingga pakaian yang di cuci bisa cepat kering. Pada sisi ini juga saya letakkan void, untuk sirkulasi hawa dapur yang memang berada di belakang.

Untuk kamar saya letakkan di sisi kanan bangunan. 2 di lantai bawah dengan pemisah taman kecil. Lalu di atas ada di belakang dan sisi depannya gudang, dengan pemisah void. Pola ini membuat setiap kamar tidur segar dan juga membuat ruang tengah menjadi lapang.

Rumah ini benar – benar berusaha menerapkan sunah Nabi. Karena memiliki 2 pintu masuk, dari depan dan belakang. Hingga jika ada tamu privacy keluarga tidak terganggu. Lalu jika ada kegiatan pengajian, keluarga juga masih memiliki akses yang terpisah dari belakang. Dan jika ada tamu yang perlu bicara privacy, tinggal menarik tirai pembatas di ruang makan.

Alhamudulillah, komplit sudah desain kita ini. Semoga berkah. Semoga keluarga yang menempatinya menjadi mawaddah sakinah wa rahmah.

Akhirul kalam,

andan johan interior revisi 1 lt. 2 view 1 dakwatuna johan cilengsi denah desain 1 dakwatuna johan cilengsi desain 1 revisi - VIEW 8 dakwatuna johan cilengsi desain 1 revisi - VIEW 11 dakwatuna johan cilengsi desain 1 revisi - VIEW 15 dakwatuna johan interior revisi 1 lt. 1 view 4 dakwatuna johan interior revisi potongan view 3Wassalaamu ’alaikum wr wb

Ir. Andan Nadriasta – 0817 496 5742

Kirimkan email pertanyaan/order desain/pelaksanaan ke: [email protected]

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Andan Nadriasta, ST
Lulusan Teknik Arsitektur angkatan 90 Univ. Pancasila. Bisa dihubungi di 0817-496-5742. Aktif menulis di media tahun 99. Sebagai pengisi rubrik griya di koran Republika. Sebelumnya sempat aktif di Tabloid Nova. Membantu pembuatan desain rumah tinggal yang di asuh oleh Ir. Nurhadi.Andan Nadriasta diambil dari bahasa sansekerta. Artinya adalah 'tangan yang berkarya'. Doa dari orang tua tersebut mengiringi segenap kegiatan dalam berkarya membuat disain rumah tinggal yang islami. Serta berdakwah di lingkungan sekitar hingga daerah yang dikunjungi.

Lihat Juga

Bisakah Renovasi Rumah Tanpa Rubah Muka Lama Rumah?

Figure
Organization