Home / Arsip Kata Kunci: nasib

Arsip Kata Kunci: nasib

Muslim Rohingya Bisa Berdamai dengan Nasibnya, Kapan?

Kata “Rohingya” di mata masyarakat Indonesia sudah menjadi pembicaraan publik. Hari-harinya pun diwarnai dengan cucuran darah keluarga dan saudara-saudaranya. Kehidupan mereka pun tak seindah kehidupan kita saat ini, yang setiap harinya harus melawan dan melemah muslim Rohingya ini kehilangan segala yang mereka punya kecuali tubuh mereka sendiri yang sekarang menjadi harta di hidupnya.

Baca selengkapnya »

Ustadz Abdul Somad yang Terpanggang dari Dua Arah

Tetapi serangan kepada UAS rupanya tidak hanya dari depan. Dari belakang pun ada yang memanfaatkan kisruh ini. Bukan si artis yang mereka kecam, malah ustadz yang menyampaikan kebenaran. Aji mumpung. Karena dari awal mereka punya kecemburuan terhadap ramainya jamaah Ustadz Abdul Somad. Mereka pun menabur garam di atas luka, menyiram minyak di atas api.

Baca selengkapnya »

Nasib si Jhones

Foya-foya itu membuat candu. Memang rasanya manis di awal, tapi pahit di akhir. Kemudian juga, memanjakan anak bukan cara terbaik untuk membahagiakan anak. Tidak akan menjadikannya orang perkasa, tapi manja, tak mau susah, maunya yang enak-enak saja. Dan mati pun dalam keadaan susah.

Baca selengkapnya »

Istiqamah

Kehidupan seseorang itu di tentukan bagaimana akhir hidupnya, husnul khatimah atau su’ul khatimah. Manusia yang beruntung adalah manusia yang mengakhiri hidupnya dengan Husnul Khatimah dan yang merugi adalah yang mengakhiri hidupnya dengan Su’ul Khatimah. Mereka-mereka yang dahulunya banyak beramal shalih, tidak ada jaminan bisa mengakhiri hidupnya dengan husnul khatimah jika tidak istiqamah.

Baca selengkapnya »

Jenazahmu, Bagaimana Nasibnya?

Mayat atau jenazah. Adalah sebuah status yang akan disandang oleh semua orang, tak peduli ia seorang kakek-kakek atau pemuda perkasa, tak peduli ia seorang menteri atau pemulung yang menumpulkan nasi sisa. Hari ini, seorang jenazah laki-laki tua dishalatkan di masjid dekat kontrakan kami, orang ini telah kehilangan kesempatan berbuat baik, saatnya ia menerima akibat berbuat baiknya dulu.

Baca selengkapnya »