Home / Muhammad Faisal Al-Mandawiy

Muhammad Faisal Al-Mandawiy

Alumni fisika universitas andalas. saat ini bekerja di bidang metrologi dan aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan

Harapan

Sahabatku. Kalaulah bukan karena sebuah harapan tak akan mungkin seorang ibu mau menyusui anaknya hingga 2 tahun… Kalaulah bukan karena sebuah harapan tak akan mungkin seorang rasul menyuruh umatnya menanam sebutir biji kurma di tangan meskipun hari kiamat kan terjadi…

Baca selengkapnya »

Istiqamah

Kehidupan seseorang itu di tentukan bagaimana akhir hidupnya, husnul khatimah atau su’ul khatimah. Manusia yang beruntung adalah manusia yang mengakhiri hidupnya dengan Husnul Khatimah dan yang merugi adalah yang mengakhiri hidupnya dengan Su’ul Khatimah. Mereka-mereka yang dahulunya banyak beramal shalih, tidak ada jaminan bisa mengakhiri hidupnya dengan husnul khatimah jika tidak istiqamah.

Baca selengkapnya »

Bahkan Dengan Baju yang Sama

Pernah dengar kredo ini? : “Perlakukanlah orang lain sebagaimana engkau ingin diperlakukan”. Hhhmm… ternyata kredo ini tak sepenuhnya benar. Bagaimana kalau kita ganti dengan: “Perlakukanlah orang lain sebagaimana mereka ingin diperlakukan”. Karena…. kita dilahirkan dengan fisik, rasa, keinginan, impian dan banyak hal yang berbeda. Tak pantas jika memaksakan sesuatu yang terlihat “baik”; hanya dari sisi kita.

Baca selengkapnya »

Bukan Karena Nasab

“Orang yang Allah takdirkan untuk memiliki keduanya (kemuliaan iman dan nasab), maka telah terkumpul pada dirinya dua kebaikan. Namun jika keluhuran nasab tidak disertai keluhuran iman, maka ketahuilah bahwa keluhuran nasab tidak bermanfaat sama sekali” (Syaikh Abdul Muhsin). Menjadi bagian keluarga orang-orang hebat adalah suatu karunia. Menjadi sahabat orang-orang hebat juga karunia.

Baca selengkapnya »

Sederhana Itu Indah

Sederhana itu indah, tak payah, tak susah, sambil celengak celenguk kiri kanan, atas bawah tapi ada ditengah-tengah. Yang sederhana itu tak membuat yang berkekurangan menjadi iri dan yang berkelebihan menjadi tersaingi. Yang sederhana itu tak rendah dihadapan yang tinggi dan tak tinggi dihadapan yang rendah.

Baca selengkapnya »

Ketenangan

Kalaulah jalannya begitu panjang, tak akan ada yang mampu menempuhnya kecuali bagi orang yang berani. Bagi mereka jauhnya perjalanan bukanlah masalah selagi keberanian masih terus terhujam dalam hatinya. Seperti ungkapan bung Anis Matta, keberanian adalah semangat ekspansi bagi para pejuang. Jika keberanian adalah denyut nadi perjuangan maka kesabaran adalah nafasnya.

Baca selengkapnya »

Menakar Kesalahan

Dalam suatu pelatihan ketika ada instruksi untuk menuliskan kekurangan dan kelebihan yang peserta miliki, maka bisa ditebak hampir setiap peserta lebih banyak menuliskan kekurangan dari kelebihannya. Dalam kehidupan sehari-hari hal serupa juga mudah kita temukan. Orang cenderung lebih mudah untuk melihat kesalahan atau menyalahkan ketimbang menilai ada sisi baik yang sebenarnya tidak diketahuinya.

Baca selengkapnya »

Sayang, Engkau Tak Duduk Di Sampingku

Maaf tuan, kami tidak lagi sedang bernyayi dan menghibur tuan semua. Cuma lirik syair ini begitu menarik bagi kami untuk tuan dan nyonya inapkan. Lirik ini begitu menyentuh hati kami dan berharap tuan dan nyonya juga merasakan hal yang sama. Kami tidak tau persis apa perasaan Ebiet G Ade ketika menuliskan lirik ini, tapi dengan keterbatasan yang kami miliki, di coba juga untuk memahaminya minimal, lirik ini bisa menggambarkan perasaan hati kami.

Baca selengkapnya »