Home / Nina Mariana

Nina Mariana

Perpisahan Sesaat; Ketika Anak Mondok di Pesantren

Hari-hari pertama mulai mondok di pesantren memang bukan perkara mudah, baik bagi anak maupun orang tua, terutama bagi sang ibu yang lebih melankolis dalam perpisahan sesaat ini. Antara tega dan tidak tega, rasa rindu dan kehilangan pun sudah dirasakan membuncah oleh sang ibu. Sejauh mana azzam telah dipancangkan, semua karena rasa sayang dan demi masa depan bagi sang buah hati yang sedang beranjak remaja. Maka ringankan hati dengan mengawalinya dengan ucap “Bismillah” disertai pelukan erat dan kecupan di kening sebagai tanda pemberi semangat kepada anak.

Baca selengkapnya »

Mengenal Fitoestrogen untuk Wanita Menopause

Menurut para ahli, bahan alami fitoestrogen tetap baik dikonsumsi dan disertakan dalam pola makan sehari-hari bagi wanita menopause yang belum atau telah mengalami osteoporosis. Walaupun belum ada standar yang direkomendasikan berapa jumlah kandungan fitoestrogen yang harus dikonsumsi, setidaknya ada upaya dari para wanita menopause dalam menjaga kesehatannya melalui pola makan sehat.

Baca selengkapnya »

Mengatasi Duka

Senyum Ratih selalu mengembang tatkala para sahabat sesekali datang menjenguk kadang merasa prihatin menyaksikan kehidupannya, ucapan “La tahzan inallaha ma’ana” pun sering didengungkan oleh ummahat satu ini dan menganggap bahwa kesulitan yang tampak kasat mata itu belum sebanding dengan kesulitan ummahat lainnya di belahan dunia manapun.

Baca selengkapnya »

Kebersamaan Kita, Anakku

Ilustrasi. (Foto: rawmavy.deviantart.com)

Anakku, ketahuilah sungguh hidup tidak mudah, apalagi menganggap ringan. Hakikatnya, hidup ini untuk memperjuangkan segala misi di bumi, termasuk sebagai khalifah. Setiap perjuangan membutuhkan sosok yang kuat, tangguh, pribadi penuh pesona dengan cahaya Islam di tengah masyarakat. Baik segala ucapan, gerak dan tindakannya yang akan menjadi cermin nilai-nilai Islam.

Baca selengkapnya »

Dalam Lingkaran Cinta

Jika ingin menelisik lebih jauh dan membuka mata hati, apa penyebab gundah, resah dan lelah kita? Ternyata hanya perkara-perkara ringan dan sepele tanpa faedah. Hal-hal yang kita risaukan seputar diri kita sendiri atau tentang pribadi semata. Keluh kesah tiada henti. Terbenam dalam kesedihan urusan duniawi.

Baca selengkapnya »

Namaku SEMANGAT

Aku terlahir dari satu perjuangan, Pekik takbir, luka-luka berdarah, peluh dan air mata bercucuran, Hanya proses dari sebuah episode, Tanpa kekuatan jiwa yang besar, apalah arti sebuah tekad, Tanpa bukti kerja-kerja nyata, apalah arti cita-cita, Tanpa pengorbanan suci, apalah arti cinta...

Baca selengkapnya »

Ibu di Matamu

Ibu di matamu, dengan segala keterbatasannya kadang menjadi sosok yang tak sempurna, sebagaimana manusia yang tak akan pernah sempurna. Sempurnakan saja cara mu memandangnya. Sediakan tempat terhormat di hatimu. Jadikan ibu sebagai cintamu. Mungkin kau tak akan pernah tahu, Ibumu tetap setia mendoakan, menanti kedatanganmu dan merindukanmu selalu, bahkan hingga ia menutup mata di penghujung senjanya.

Baca selengkapnya »