Home / Berita / Internasional / Asia / Dua Rudal dari Jalur Gaza Hantam Tel Aviv, Israel Sebut Hamas Pelakunya

Dua Rudal dari Jalur Gaza Hantam Tel Aviv, Israel Sebut Hamas Pelakunya

(Ilustrasi) Serangan Israel menyasar tiga tempat milik Gerakan Perlawanan Palestina. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Tel Aviv. Militer Israel mengonfirmasi serangan dua rudal dari Jalur Gaza ke Tel Aviv pada Kamis (14/03/2019) kemarin. Disebutkan, serangan semacam ini merupakan yang pertama kali terjadi sejak perang Israel-Palestina tahun 2014 silam.

Dilansir dari kantor berita Reuters, Jumat (15/03/2019), serangan dua rudal tidak menimbulkan korban atau kerusakan. Namun, serangan ini mengguncang kegelisahan Israel menjelang Pemilu 9 April nanti.

Wartawan Reuters juga mengabarkan adanya bunyi sirine di Tel Aviv dan sejumlah kota di sekitarnya, menyusul ledakan yang ditimbulkan oleh dua rudal tersebut. Sementara rekaman televisi menunjukkan rudal pencegat Israel melesat ke udara dan meledak.

Militer Israel menyebutkan, sistem Iron Dome miliknya berhasil menghalau dua rudal tersebut. Hal ini ditandai dengan tidak adanya rudal jatuh di area yang dilindungi.

“Pada dasarnya ini sangat mengejutkan,” kata Jubir Militer Israel Brigjend Ronen Manelis kepada radio setempat. Menurutnya, Israel sama sekali tidak mendapat peringatan intelijen mengenai serangan tersebut.

Hanya saja, Manelis melimpahkan tanggung jawab penyerangan itu kepada Gerakan Perlawanan Islam (Hamas).

“Sebagai organisasi utama di Jalur Gaza, Hamas bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan berasal dari Gaza,” imbuhnya.

Terpisah, pihak Hamas membantah telah melakukan serangan dalam bentuk tembakan dua rudal ke Tel Aviv. Mereka mengklaim serangan itu terjadi ketika para petinggi Hamas bertemu dengan pejabat Mesir untuk mengamankan situasi gencatan senjata dengan Israel. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization