Home / Berita / Internasional / Eropa / Presiden Prancis: Penjajahan Israel Ganggu Prospek Perdamaian dengan Palestina

Presiden Prancis: Penjajahan Israel Ganggu Prospek Perdamaian dengan Palestina

Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) bersama Presiden Israel Reuven Rivlin. (Anadolu)
dakwatuna.com – Paris. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut proses perdamaian Palestina-Israel sangat terganggu dengan meluasnya pendudukan Zionis atas tanah Palestina.

“Dengan meningkatnya pendudukan (oleh Israel), solusi (antara Palestina dan Israel) kini terancam dan memberi ruang untuk praktik kekerasan,” kata Macron seperti dikutip dari kantor berita Anadolu, Kamis (24/01/2019).

Diketahui, hal itu disampaikan Macron saat menggelar jumpa pers bersama dengan Preisden Israel Reuven Rivlin. Keduanya disebut-sebut baru saja menggelar pertemuan di Paris sebelum melakukan jumpa pers.

Macron mengatakan dia berdiskusi masalah keamanan dengan Presiden Israel. Namun menurutnya, ada perbedaan perspektif antara ia dengan Revlin mengenai kesepakatan nuklir Iran.

Hanya saja, Macron menegaskan keamanan nasional Israel sangat penting dan menjadi perhatian bagi agenda Prancis.

“Berdialog dengan Israel harus dilestarikan untuk mengontrol aktivitas rudal balistik Iran,” tandasnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Netanyahu Rayakan ‘Rekonsiliasi Arab’ dengan Rampas Rumah Palestina dan Tutup Masjidil Aqsha

Organization