Home / Berita / Internasional / Asia / Tunangan Khashoggi kepada Saudi: Allah akan Menyingkap Rahasia Kalian!

Tunangan Khashoggi kepada Saudi: Allah akan Menyingkap Rahasia Kalian!

Cuitan tunangan Jamal Khashoggi di Twitter. (Twitter)
dakwatuna.com – Ankara. Tunangan jurnalis Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, angkat bicara untuk pertama kalinya setelah Arab Saudi mengakui tewasnya Khashoggi. Melalui Twitter, Hatice mendoakan agar pria 59 tahun itu ditempatkan di surga.

Selain itu, Hatice juga mengutip ayat 72 dari surah al-Baqarah dalam unggahannya tersebut. “Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan,” tulisnya.

“Semoga Allah mengampuni Anda, duhai kekasihku Jamal. Dan semoga Allah menempatkan Anda di firdaus tertinggi bersama para syuhada,” imbuhnya lagi disertai dengan berbagai tagar.

Hatice adalah sosok yang pertama kali menghubungi pihak berwenang Turki setelah Khashoggi tak kunjung keluar dari Konsulat Saudi di Istanbul 2 Oktober lalu. Ia juga menghubungi Yasin Aktay, penasihat Presiden Turki yang juga sahabat dekat Khashoggi. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Iran Disebut Masih Jadi Ancaman Utama Amerika Serikat