Home / Berita / Internasional / Asia / Komentar Erdogan Terkait Hilangnya Jurnalis Saudi di Wilayah Turki

Komentar Erdogan Terkait Hilangnya Jurnalis Saudi di Wilayah Turki

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Aljazeera.net)
dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan masih menaruh harapan terkait menghilangnya jurnalis asal Arab Saudi Jamal Khashoggi. Seperti diketahui, banyak laporan menyebut bahwa Khashoggi terbunuh setelah memasuki gedung Konsulat Saudi di Istanbul.

Kepada wartawan, Ahad (07/10), Erdogan mengatakan, pihak berwenang telah mencari ke semua rekaman video pengawas dari pintu masuk gedung Konsulat. Selain itu, juga dilakukan pemantauan semua penerbangan masuk dan keluar sejak penulis itu dilaporkan hilang pada Selasa.

“Aku mengikuti (isu ini) dan kami akan menginformasikan pada dunia apapun hasilnya (dari penyelidikan resmi),” kata Erdogan seperti dikutip dari Al Jazeera.

“Dengan izin Allah, kita tidak akan dihadapkan dengan situasi yang tidak kita inginkan. Saya masih berharap.”

“Itu sangat, sangat menjengkelkan bahwa hal itu terjadi di negara kami,” lanjutnya.

Sumber Turki pada hari Sabtu mengatakan kepada Reuters tentang terbunuhnya Khashoggi. Menurutnya, jurnalis itu dibunuh secara terencana.

Namun, pihak Arab Saudi segera membantah laporan itu. Mereka bahkan menyebutnya sebagai pernyataan yang tidak berdasar.

Dugaan pembunuhan Khashoggi muncul setelah ia menghilang sejak empat hari lalu. Menurut keterangan, kontributor untuk Washington Post itu memasuki gedung Konsulat Saudi di Istanbul pada hari Selasa (02/10) siang waktu setempat.

Khashoggi datang untuk keperluan menyelesaikan ‘dokumen rutin’. Namun ia tidak terlihat lagi sejak saat itu.

Selama ini, Jamal Khashoggi dikenal sebagai seorang yang rajin mengkritik kebijakan pemerintah Arab Saudi. Bahkan ia yang pertama kali mengingatkan bahayanya berhubungan dengan Presiden AS Donadl Trump. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Saya Kenal Pembunuh Jamal Khashoggi

Organization