Home / Berita / Internasional / Asia / Bentrokan di Yaman, 36 Milisi Syiah Hutsi Tewas

Bentrokan di Yaman, 36 Milisi Syiah Hutsi Tewas

(Anadolu Ajansi)
dakwatuna.com – Sanaa. Setidaknya 36 milisi Hutsi tewas dan 50 lainnya terluka dalam sebuah bentrokan di Yaman, Ahad (29/07) kemarin. Bentrokan ini terjadi antara Pasukan Pemerintah Yaman dan Pemberontak Hutsi.

Bentrokan meletus di distrik al-Malagim di provinsi al-Bayda dan tidak ada informasi lebih lanjut mengenai hilangnya pasukan militer, kata militer Yaman dalam sebuah pernyataan di Facebook.

Selama beberapa bulan terakhir, Provinsi Al-Bayda kerap menyaksikan pertempuran bersenjata antara dua pasukan tersebut.

Bentrokan antara pasukan pemerintah dan pemberontak dimulai beberapa pekan lalu, ketika pasukan pemerintah berusaha untuk maju ke pusat kota dari banyak penjuru.

Di kota Midi di provinsi Hajjah barat laut Yaman, pasukan pemerintah meledakkan 5.151 ranjau dan bahan peledak yang ditanam oleh koalisi militer yang dipimpin Saudi dalam tiga bulan terakhir.

Yaman yang miskin tetap dilanda kekerasan sejak 2014, ketika pemberontak Syiah Hutsi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota, Sanaa.

Konflik meningkat pada tahun 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu Sunni-Arabnya meluncurkan kampanye udara besar-besaran di Yaman yang bertujuan untuk memberantas Hutsi.

Kekerasan telah menghancurkan infrastruktur Yaman, termasuk sistem kesehatan dan sanitasi. Hal ini mendorong PBB untuk menggambarkan situasi Yaman sebagai “salah satu bencana kemanusiaan terburuk di zaman modern”. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Trump Pada Turki: Bebaskan Brunson atau Sanksi Ditambah?!

Organization