Home / Berita / Internasional / Asia / Jumat Terakhir Ramadhan, 280.000 Jamaah Padati Masjidil Aqsha

Jumat Terakhir Ramadhan, 280.000 Jamaah Padati Masjidil Aqsha

Jamaah di Masjidil Aqsha. (Aljazeera)
dakwatuna.com โ€“ Ramallah. Sebanyak 280.000 jamaah mendirikan shalat di Masjidil Aqsha pada Jumat terakhir bulan Ramadhan (08/06). Sejatinya, jumlah itu masih akan terus bertambah jika saja pasukan Zionis tidak memberlakukan pembatasan.

Pusat Informasi di Dewan Wakaf Islam seperti dilansir Aljazeera melaporkan, 280.000 jamaah shalat memadati Masjidil Aqsha.

Selama empat Jumat terakhir, pasukan Zionis tetap melakukan pembatasan ketat terhadap jamaah yang akan ke Masjid. Di antaranya melarang laki-laki dari Tepi Barat di bawah 40 tahun dilarang masuk ke Masjid untuk shalat.

Sementara warga Palestina dari Jalur Gaza secara keseluruhan dilarang pergi ke Masjidil Aqsha.

Pasukan Keamanan Israel (IDF) mengatakan, pihaknya menyebar pasukan tambahan di kota Al-Quds, terutama di sekitaran Kota Tua.

Puluhan ribu warga mulai berdatangan pada Kamis (07/06) sore hari waktu setempat. Mereka datang dari Tepi Barat dan kota-kota lain di Palestina. Namun jumlah jamaah terus bertambah pada Jumat paginya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Doa Dr. Thariq Suwaidan agar Syaikh Salman Audah Segera Dibebaskan