Home / Berita / Internasional / Parlemen Sudan Seru Pengakuan Al-Quds Ibukota Palestina

Parlemen Sudan Seru Pengakuan Al-Quds Ibukota Palestina

Parlemen Sudan (Aljazeera.net)

dakwatuna.com – Khartoum. Parlemen Sudan menggelar sidang darurat pada Kamis (07/11/2017) kemarin untuk membahas keputusan Trump terkait status Al-Quds. Hasilnya, mereka menyeru Negara-negara Islam untuk membuka kedutaan di Al-Quds, membuat pengakuan Al-Quds sebagai ibukota Palestina, serta membuka kedutaan Palestina.

Dilansir Aljazeera.net, parlemen Sudan juga menyeru pertemuan darurat antara Parlemen Afrika dan Arab di Khartoum. Tujuannya untuk mengambil sikap bersama terkait eskalasi terkait Al-Quds. Selain juga menimbang kemungkinan untuk memutus hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat (AS).

Kepada negara-negara Afrika dan Arab dikatakan, “Segera mengatasi perselisihan yang ada, menyatukan upaya untuk menghadapi satu musuh bersama dalam kondisi yang paling kompleks di Palestina dan dunia Islam.” Selain itu, Sudan juga menekankan pentingnya tindakan praktis yang jauh dari sekedar kecaman dan pengingkaran.

Ibrahim Ghandour, Menteri Luar Negeri Sudan mengatakan, keputusan Trump memindah kedutaannya ke Al-Quds akan berdampak serius terhadap situasi internal di Palestina. Selain juga menjadi pukulan terhadap upaya perdamaian.

Ghandour menambahkan, keputusan tersebut juga akan meningkatkan praktik terorisme di dunia. Menurutnya, itu disebabkan karena pencuri mengambil dengan paksa yang mendorong para pemuda Islam untuk mengambil haknya dengan paksa juga. Ia juga menegaskan bahwa AS dipastikan tidak layak menjadi mediator bagi Palestina dan Israel. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.

Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Sampaikan Nota Protes, Baghdad Panggil Duta Besar AS